Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengajak Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (Appista) Kutim, Kalimantan Timur, untuk memastikan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok tetap aman. Ajakan ini bertujuan untuk menekan laju inflasi di wilayah tersebut dan menjaga stabilitas harga di pasaran.
Pemerintah Kabupaten Kutim telah memiliki Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sebagai instansi yang menangani isu inflasi. Dengan dukungan aktif dari Appista, upaya pengendalian inflasi diharapkan semakin kuat dan efektif. Hal ini juga akan mempermudah akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok sehari-hari.
Pengendalian harga bahan pokok merupakan aspek krusial agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan dasar. Komoditas seperti beras, gula, tepung, telur, daging, ikan, sayur-mayur, dan cabai menjadi perhatian utama.
Advertisement
Advertisement
Peran Asosiasi Pedagang dalam Menjaga Kestabilan Harga
Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa salah satu fungsi keberadaan asosiasi pedagang di pasar adalah membantu pemerintah. Fungsi ini secara spesifik berkaitan dengan memastikan ketersediaan bahan pokok yang beredar di masyarakat.
Ketersediaan stok komoditas yang memadai diyakini mampu menahan laju inflasi secara signifikan. "Keberadaan asosiasi pedagang dalam sebuah pasar, di antara fungsinya adalah untuk membantu pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok yang beredar, karena stok komoditas yang cukup dapat menahan laju inflasi," kata Ardiansyah di Sangatta.
Pengelolaan ekonomi kerakyatan yang baik, dengan harga jual yang tidak terlalu mahal dan akses barang yang mudah, sangat penting. Pendekatan ini diyakini akan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Advertisement
Advertisement
Inovasi dan Keberlanjutan Ekonomi Kerakyatan
Selain fokus pada stok bahan pokok Kutai Timur, Bupati juga mendorong pengurus dan anggota Appista periode 2025-2030 untuk terus kreatif dan berinovasi. Dorongan ini disampaikan saat pengukuhan 48 anggota pengurus Appista pada Kamis (9/4/2026) lalu.
Inovasi yang ditekankan secara khusus adalah dalam pengelolaan sampah pasar. Sampah organik, jika dioptimalkan, memiliki potensi besar untuk memberikan nilai ekonomi tinggi. Salah satu pemanfaatan utamanya adalah sebagai bahan baku pupuk.
Mengingat tingginya kebutuhan pupuk organik di Kutai Timur, inisiatif ini akan mendatangkan manfaat ganda. Bupati juga berpesan agar para pedagang tetap tekun menjalankan usahanya, karena sektor perdagangan dianggap sebagai profesi mulia yang membantu penyediaan kebutuhan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Bersama untuk Kesejahteraan Pedagang dan Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen penuh untuk terus mendukung kemajuan ekonomi masyarakat. Dukungan ini diwujudkan melalui kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan. "Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen penuh untuk terus mendukung kemajuan ekonomi masyarakat dengan menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan," ujar Ardiansyah.
Ketua Appista Kutim, Sudarman, menyatakan komitmen organisasinya bersama seluruh pengurus. Mereka akan menjadi wadah yang solid dalam memperjuangkan kesejahteraan para pedagang pasar. Selain itu, kebersihan lingkungan pasar juga menjadi prioritas utama.
Sudarman juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan pasar. Tujuannya adalah agar Pasar Induk Sangatta dapat berkembang menjadi pusat ekonomi yang maju dan memberikan manfaat luas bagi semua pihak.
Advertisement
Sumber: AntaraNews