Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bulan depan, tiga gerbang tol Jasa Marga ruas Purbaleunyi tak layani transaksi tunai

Bulan depan, tiga gerbang tol Jasa Marga ruas Purbaleunyi tak layani transaksi tunai tol purbaleunyi padat merayap. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Perubahan sistem transaksi dari tunai menjadi non-tunai di gerbang tol mulai diberlakukan pada September hingga Oktober 2017. Salah satu ruas tol yang tidak akan menerima pembayaran tunai adalah ruas Tol Purbaleunyi.

Sampai akhir September 2017, setidaknya terdapat tiga gerbang tol di Ruas Purbaleunyi yang hanya melayani transaksi non tunai saja. Ketiga gerbang tol tersebut yakni, gerbang tol Baros 1, Sadang dan Moh.Toha.

General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Setia Budi mengatakan, gardu masuk pada ketiga gerbang tersebut tidak lagi mengeluarkan Kartu Tanda Masuk, melainkan pengguna jalan wajib tapping uang elektronik mereka, dan untuk selanjutnya uang elektronik tersebut di tapping kembali di gerbang keluar (di mana pun).

"Gerbang tol Baros 1 hanya akan melayani transaksi non tunai mulai tanggal 22 September 2017. Gerbang tol ini merupakan akses menuju Pasteur," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (31/8).

Berdasarkan data volume lalu lintas harian per Juli 2017, Gerbang Tol Baros memiliki jumlah volume lalu lintas harian di gardu masuk mencapai 6.300 kendaraan/hari dengan jumlah penetrasi transaksi non tunai mencapai 27 persen.

Selanjutnya, tepatnya pada tanggal 26 September 2017 Gerbang masuk Sadang, yang menghubungkan daerah Purwakarta dan Bandung juga hanya akan melayani transaksi non tunai. Jumlah volume lalu lintas harian di gerbang masuk pada gerbang tol ini mencapai 7.000 kendaraan/hari dengan jumlah penetrasi transaksi non tunai sebesar 18 persen.

Hanya berselang tiga hari, tepatnya tanggal 29 September 2017 Gerbang masuk Moh. Toha, juga hanya melayani transaksi non tunai. Pada periode yang sama jumlah volume lalu lintas harian di gardu masuk mencapai 11.500 kendaraan/hari dengan penetrasi transaksi non tunai di gerbang tol ini mencapai 26 persen.

"Dengan diterapkannya 100 persen transaksi non tunai pada gerbang-gerbang tol tersebut, kami harapkan pengguna jalan tol tersosialisasi dan terdorong untuk mulai melakukan transaksi non tunai setiap menggunakan jalan tol khususnya di jalan tol Purbaleunyi," katanya.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru menuturkan, terdapat beberapa gerbang di ruas jalan tol Jasa Marga lainnya yang sudah 100 persen memberlakukan transaksi non tunai, di antaranya adalah Gerbang Tol Cengkareng 3, Gerbang Tol Kunciran 1 (Arah Merak), Gerbang Tol Kunciran 2 (Arah Jakarta), Gerbang Tol Karawaci 2 (Arah Jakarta), dan Gerbang Tol Bekasi Barat 3.

Penggunaan uang elektronik gerbang tol akan mempersingkat waktu transaksi. Jika dibandingkan dengan transaksi manual, penggunaan uang eletronik ini akan memangkas waktu separuh dari transaksi manual. Selain itu pengguna jalan juga lebih mudah dan praktis.

Jasa Marga menghimbau kepada pengguna jalan untuk menggunakan uang elektronik dalam bertransaksi di gerbang tol. Untuk informasi terkini mengenai lalu lintas di jalan tol dapat diakses melalui.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP