Bukan Berhenti Total, Penerbangan Fly Jaya Jember-Jakarta Dievaluasi Meski Keterisian Penumpang Capai 83,3%
Penerbangan Fly Jaya Jember-Jakarta di Bandara Notohadinegoro dihentikan sementara untuk evaluasi menyeluruh, meskipun tingkat keterisian penumpang mencapai 83,3%. Apa penyebab di balik keputusan ini?
Operasional penerbangan maskapai Fly Jaya dengan rute Jember-Jakarta di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, dihentikan sementara waktu. Keputusan ini diambil bukan karena penghentian layanan permanen, melainkan sebagai bagian dari proses evaluasi menyeluruh yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember bersama pihak maskapai.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas layanan transportasi udara. Penerbangan perdana rute Jember-Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma) yang baru diluncurkan pada 23 September 2023, telah berjalan sebanyak enam kali sebelum dihentikan sementara pada Selasa, 14 Oktober 2023.
Langkah evaluasi ini diambil setelah maskapai Fly Jaya yang menggunakan pesawat ATR-72 dengan kapasitas 70 penumpang, melayani rute Jakarta-Jember-Jakarta. Meskipun baru beroperasi, evaluasi ini menjadi krusial untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan optimalisasi layanan demi kenyamanan serta kepercayaan masyarakat Jember terhadap akses transportasi udara.
Evaluasi Menyeluruh dan Bukan Penghentian Permanen
Achmad Imam Fauzi menegaskan bahwa tidak beroperasinya penerbangan Fly Jaya bukan berarti layanan dihentikan secara permanen. Dirinya mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan kepada publik bahwa ini merupakan bagian dari proses evaluasi menyeluruh.
“Tidak beroperasinya penerbangan Fly Jaya bukan karena penghentian layanan, melainkan bagian dari proses evaluasi menyeluruh yang sedang kami lakukan bersama pihak maskapai,” tutur Fauzi. Evaluasi ini melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember dan manajemen Fly Jaya untuk mengkaji berbagai aspek operasional.
Tujuan utama dari evaluasi ini adalah untuk memastikan bahwa layanan penerbangan dari dan menuju Jember dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif. Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus menyediakan akses transportasi udara yang handal dan terjangkau bagi masyarakat.
Antusiasme Tinggi dan Komitmen Pemkab Jember
Dari hasil evaluasi sementara, layanan penerbangan rute Jember-Jakarta menunjukkan indikator positif yang signifikan. Tingkat keterisian penumpang telah mencapai 83,3%, sebuah angka yang menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara dari Jember.
Fauzi menjelaskan bahwa dampak positif dari program ini sudah terlihat nyata, dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi dan peningkatan tingkat keterisian penumpang di setiap penerbangan. “Dari hasil evaluasi sementara, layanan penerbangan itu menunjukkan hasil positif, bahkan tingkat keterisian penumpang telah mencapai 83,3 persen, yang menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara dari Jember,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Jember memiliki komitmen kuat untuk melanjutkan penerbangan Jember-Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma secara permanen setelah proses evaluasi selesai. Hal ini merupakan bagian dari upaya daerah untuk memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan membuka peluang investasi baru bagi masyarakat Jember.
Detail Penerbangan Jember-Jakarta
Penerbangan perdana maskapai Fly Jaya dengan pesawat ATR-72 berkapasitas 70 penumpang dimulai pada 23 September 2023. Layanan ini dijadwalkan dua kali seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Kamis, menghubungkan Jember dengan ibu kota.
Berikut adalah jadwal penerbangan Fly Jaya sebelum masa evaluasi:
- Rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) - Jember (Notohadinegoro): Pesawat take off pukul 07.45 WIB dan tiba pukul 10.05 WIB.
- Rute Jember (Notohadinegoro) - Jakarta (Halim Perdanakusuma): Pesawat take off pukul 10.35 WIB dan mendarat pukul 12.55 WIB.
Jadwal ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi warga Jember yang ingin bepergian ke Jakarta dan sebaliknya, mendukung aktivitas bisnis maupun pariwisata.
Sumber: AntaraNews