BTN rombak direksi dan bagi dividen Rp 523 miliar
Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2016. Dalam RUPS ini, BTN memutuskan membagi dividen 20 persen dari laba yang mencapai Rp 2,6 triliun yaitu sekitar Rp 523 miliar.
"Sebesar 80 persen dari laba bersih sebesar Rp 2,09 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan," ucap Direktur Utama BTN, Maryono dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/3).
Dalam RUPS ini juga ditetapkan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja sebagai kantor akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan, dan laporan pelaksanaan PKBL untuk tahun buku 2016.
"Dalam RUPS ini menyetujui perubahan dasar perseroan dalam rangka program kementerian BUMN untuk melakukan standarisasi anggaran dasar BUMN terbuka," katanya.
Dalam rapat ini, BTN juga merombak susunan komisaris. Pemegang saham mengangkat Garuda Wiko sebagai komisaris independen. Selain itu, memberhentikan Mansyur S. Nasution dan Sulis Usdoko sebagai direktur BTN.
"Mengukuhkan pemberhentian Catur Budi Harto sebagai direktur terhitung sejak bersangkutan menjadi direktur PT BNI."
Kemudian BTN mengangkat Nixon L. Napitupulu dan Budi Satria sebagai direksi perseroan
Berikut susunan direksi dan komisaris BTN usai RUPS:
Susunan dewan komisaris
1. I Wayan Agus Mertayasa - Komisaris Utama/Independen
2. Lucky Fathul Azis H - Komisaris Independen
3. Kamaruddin Sjam - Komisaris Independen
4. Arie Coerniadi - Komisaris
5. Sumiyati - Komisaris
6. Maurin Sitorus - Komisaris
7. Iman Sugema - Komisaris
8. Garuda Wiko - Komisaris Independen
Susunan dewan direksi
1. Maryono - Direktur Utama
2. Iman Nugroho Soeko - Direktur
3. Budi Satrio - Direktur
4. R. Mahelan Prabantarikso - Direktur
5. Adi Setianto - Direktur
6. Nixon L. Napitupulu - Direktur
7. Handayani - Direktur
8. Oni Febriarto Rahardjo - Direktur
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya