Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Brexit Bawa Untung Bagi Indonesia, Ini Alasannya

Brexit Bawa Untung Bagi Indonesia, Ini Alasannya Ekspor Impor. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Keluarnya Britania Raya dari Uni Eropa atau akrab disebut Brexit sebelumnya membawa khawatir dalam pergerakan ekonomi di Indonesia. Namun di sisi lain, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko melihat bahwa brexit bukan hal yang perlu dikhawatirkan sebab ada peluang yang bisa dihasilkan dari sisi perdagangannya.

"Tentu (ada manfaatnya), justru kita melihat bahwa (keadaan) brexit ini, tentu (membuat brexit) harus membangun semua hubungan perdagangannya dengan banyak negara kembali, karena sebelumnya bisa dalam satu kesatuan dengan Uni Eropa. Jadi hal ini juga merupakan peluang bagi Indonesia atau negara-negara yang selama ini secara konvensional berdagang dengan Uni Eropa," ujar Onny, di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (1/2).

Onny mengatakan, selain brexit, ada dua geopolitik dunia yang juga menimbulkan rasa khawatir pada ekonomi Indonesia, di antaranya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China, serta resiko geopolitik AS dengan Iran. Sehingga ia menghimbau untuk selalu waspada pada ekonomi dunia.

"Jadi yang saya lihat, kita harus tetap waspada pada ekonomi dunia, adanya resiko geopolitik, dan juga tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh Indonesia kedepannya," jelas Onny.

Pengaruh Virus Corona

Untuk wabah virus corona yang terjadi di China, Onny mengatakan, bahwa Indonesia juga perlu mewaspadai hal ini. Mengingat pertumbuhan ekonomi di China selama 40 tahun terakhir tercatat meningkat dengan baik.

"Kemarin (ekonomi di China) pertumbuhan ekonominya sudah terjadi penyesuaian, dan ke depannya kita harus siap dengan pertumbuhan ekonomi China yang lebih rendah, bahkan dibawah 6 persen," paparnya.

Melihat penurunan pertumbuhan China mencapai 6 persen, Onny melihat hal itu bisa berdampak pada Indonesia, karena China telah memiliki kontribusi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Reporter Magang : Nurul Fajriyah

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP