Bos Waskita Karya Soal Air Terjun di Tol Becakayu: Cuma Insidental

Senin, 25 November 2019 18:03 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos Waskita Karya Soal Air Terjun di Tol Becakayu: Cuma Insidental tol becakayu banjir. ©2019 Merdeka.com/Adi Nugroho

Merdeka.com - Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra angkat bicara mengenai kejadian luapan air terjun dari konstruksi Jalan Tol Becakayu beberapa waktu lalu yang sempat viral. Menurutnya kejadian tersebut hanya bersifat insidental atau sementara waktu saja.

"Itu masih konstruksi jadi pas hujan, Drainasenya apa namanya belum sesuai jadwal. Kalau yang sudah selesai kan drainasenya sudah terpasang. Itu cuma insidental saja" katanya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11).

Dirinya memastikan seluruh proses pengerjaan sudah dirampungkan, sehingga kejadian tersebut dipastikan tidak terjadi lagi. "Tidak. Sudah diperbaiki. Kemarin karena drainasenya belum tuntas terus hujannya gede ya kan beton semua tuh, melintas dikit. Gitu saja," tandasnya.

Sebelumnya, air terjun dadakan membuat heboh pengguna jalan di Kalimalang, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (21/11). Air terjun tersebut merupakan luapan air dari konstruksi Jalan Tol Becakayu yang banjir akibat guyuran hujan deras sekitar satu jam di wilayah setempat.

Direktur Teknik & Operasi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, Ayuda Prihantoro sebagai kontraktor pembangunan menjelaskan, penyebab terjadinya curahan air tersebut karena adanya pengerjaan pipa drainage dan parapet menuju saluran bawah yang belum selesai. Sesuai dengan schedule penyelesaiannya adalah hari ini 22 November 2019.

1 dari 1 halaman

Banjir

Pada lokasi badan jalan yang terkena dampak curahan air tersebut mengalami banjir sepanjang kurang lebih 50 meter, karena saluran air pada badan jalan tersebut tidak sanggup menampung debit air akibat curahan hujan.

"Sesuai pantauan di lapangan kebetulan pada lokasi tersebut sedang ada galian untuk kabel telkom sehingga menambah disfungsi saluran," jelas Ayuda dikutip keterangannya.

Dia mengatakan, penanganan yang sudah di lakukan adalah dengan pembersihan dan mengerahkan pompa di lokasi kejadian. Selain itu, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemilik konsesi akan melakukan pelebaran drainage existing dan akan segera dieksekusi berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mencegah terulangnya genangan. [azz]

Baca juga:
Sungai Ciojar Meluap Usai Hujan, 12 Rumah Guru Pesantren di Garut Kebanjiran
Penjelasan Lengkap Kontraktor soal Air Terjun Dadakan Luapan Tol Becakayu
Air Pasang Capai Puncaknya, Jalan Darurat Membentang di Alun-alun St. Mark
Normalisasi Terhambat Pembebasan Lahan, Bantaran Ciliwung Dihantui Banjir
Dinas SDA DKI akan Terjunkan 7.800 Petugas di Titik-titik Rawan Banjir
Enam Kecamatan di Bireuen Dilanda Banjir

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini