Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos KLY sebut kereta bandara sebuah keajaiban, ini alasannya

Bos KLY sebut kereta bandara sebuah keajaiban, ini alasannya CEO KLN Steve Christian. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pekerjaan mengharuskan CEO KLY Network, Steve Christian bolak-balik melakukan perjalanan udara, bahkan dalam satu bulan dia bisa melakukan perjalanan lebih dari 4 kali. Sebab tempat tinggalnya berada di Bali sementara perusahaannya berpusat di Jakarta.

Hal tersebut tentunya membuat Steve kerap melakukan perjalanan menuju bandara, bahkan harus terburu-buru karena takut ketinggalan pesawat.

Namun, kini Steve mengaku sudah menemukan solusi mengatasi kerumitan perjalanan menuju bandara yang selama ini selalu menjadi masalah setiap orang di mana tidak ada kepastian berapa lama waktu tempuh dengan kondisi traffic atau lalu lintas Jakarta. Steve memilih Kereta Api (KA) Bandara sebagai moda transportasi dari dan ke bandara.

"Saya menganggap konsep kereta bandara ini salah satu invation yang terbesar buat Jakarta. Karena apa? karena biasanya saya dari sini (Jakarta) dari rumah saya daerah Setiabudi itu saya ke airport (bandara) saya bisa butuh waktu kalau saya lucky (beruntung) itu satu jam. Kalau saya gak beruntung, bisa-bisa dua jam tiga jam belum sampai ke airport," kata Steve saat ditemui di Stasiun KA Bandara BNI City, Jakarta, Rabu (31/10).

Dia mengungkapkan, KA Bandara sangat memudahkan dirinya dalam mengatur atau memanage waktu keberangkatan. Dimana sebelumnya ketika hendak pergi ke bandara harus berangkat paling tidak dua jam sebelum keberangkatan pesawat.

"Kadang-kadang tidak enak juga kan dalam perjalanan kita khawatir wah saya udah beli tiket semuanya nih, telat. Jadi kita berangkat selalu lebih awal, dua jam lebih awal, dua jam setengah lebih awal," ungkapnya.

Padahal, lanjutnya, dia sudah biasa langsung memesan tiket pesawat untuk perjalana selama satu bulan. "Saya khawatir setiap minggu saya sudah beli tiketnya terus telat ke bandaranya, hangus lah tiketnya. Apalagi saya biasanya pulang Jumat malam atau Jumat sore, traffic luar biasa beratnya," ujarnya.

Namun, dengan KA Bandara Steve mengaku menjadi lebih tenang sebab mendapat kepastian waktu. Baik waktu berangkat hingga lamanya waktu tempuh menuju bandara yang saat ini hanya 46 menit saja.

"Tapi dengan ini (KA Bandara), 46 menit saya sudah sampai di bandara, wah itu sesuatu yang luar biasa. Ini keajaiban di Jakarta, apa yang dulunya tertempuh dalam satu jam setengah atau tidak menentu, bisa dipastikan dalam 46 menit," tutupnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP