Bos KAI: Gaji penjaga pintu kereta sama dengan pegawai bank
Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengklaim dirinya sangat memperhatikan nasib karyawannya. Termasuk dalam hal pendapatan atau gaji. Sebab, kata dia, ini menjadi penyokong berhasilnya KAI berevolusi dari perusahaan BUMN yang merugi menjadi perusahaan yang untung.
"Semua pelayan publik orang bekerja harus sejahtera. Dia enggak sejahtera bagaimana bisa bagus pelayanannya. Engga mungkin itu," kata Jonan di Jakarta, Rabu (10/10) malam.
Untuk urusan gaji, Jonan menyebut, gaji penjaga pintu kereta api mencapai Rp 5 juta per bulan. Menurutnya, gaji sebesar itu setara dengan gaji pegawai bank yang bekerja di ruangan ber-AC.
"Kalau mereka sejahtera kewajiban mereka dijalankan dengan senang hati. Penjaga kereta Rp 4,5-5 juta, sama kok dengan pegawai bank," tegas Jonan.
Jonan juga mengklaim tidak akan memberatkan ongkos kereta ke penumpang. Selama beroperasi, KAI hanya mencari margin untuk mengganti alat produksi.
"Operator kereta tidak mungkin cari untung besar. Cita cita saja saya tidak pernah cari untung besar. Saya hanya pertahankan margin agar bisa replacement alat produksi. Tarif sedemikian efisien. Terlalu murah nanti subsidi pemerintah semakin besar," tutupnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya