Bos BPS: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Sumbang Inflasi 9 Persen

Senin, 17 Juni 2019 20:47 Reporter : Anggun P. Situmorang
Bos BPS: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Sumbang Inflasi 9 Persen Lion Air. ©2018 humas lior air

Merdeka.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto menyebut bahwa kenaikan harga tiket pesawat sejak awal tahun lalu merupakan fenomena yang tidak biasa. Kenaikan tersebut bahkan telah menyumbang andil pada inflasi sebesar 9 persen.

"Mulai Januari 2019 andil angkutan udara ke inflasi cukup besar, dan pada Mei 2019 sudah mencapai 9 persen, lebih dari 2 kali lipat," ujar Suhariyanto di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6).

Andil kenaikan harga tiket pesawat terhadap inflasi selama periode Ramadan dan Lebaran 2019 cukup tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada saat Ramadan tahun lalu, sumbangan kenaikan tarif tiket pesawat terhadap inflasi hanya sebesar 2 hingga 4 persen.

Suhariyanto juga mencatat terdapat penurunan jumlah penumpang pesawat hingga 28,5 persen pada April 2019 jika dibandingkan 2018. Kenaikan yang cukup signifikan tersebut juga membuat okupansi hotel terus merosot.

"Okupansi hotel turun signifikan dari 57,4 ke 53,9. Jadi dampaknya agak signifikan. Saya percaya pemerintah akan mencari jalan terbaik untuk mengatasi itu," jelasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini