Bos BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Pangan di November dan Desember 2020

Senin, 2 November 2020 16:31 Reporter : Idris Rusadi Putra
Bos BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Pangan di November dan Desember 2020 Ilustrasi Sawah. ©2018 Merdeka.com/Abdul Azis Rasjid

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan potensi terjadinya kenaikan harga pangan pada November-Desember 2020. Hal ini juga dapat menyebabkan laju inflasi yang tinggi.

"Sayuran kalau tidak hati-hati, harganya bisa mengalami fluktuasi seperti bulan Oktober ini," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (2/11).

Dia mengatakan, kenaikan harga bahan makanan ini dapat terjadi mengingat pasokan sejumlah komoditas pangan sudah mengalami hambatan karena produksi terganggu oleh cuaca buruk. Padahal, pada periode jelang akhir tahun permintaan kebutuhan pangan dari masyarakat akan meningkat, karena adanya libur panjang cuti bersama serta perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Kalau melihat pergerakan inflasi dari Oktober, harga-harga akan naik, karena ada peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya," kata Suhariyanto.

Sebelumnya BPS mencatat kenaikan harga cabai merah, bawang merah dan minyak goreng menjadi penyebab terjadinya inflasi pada Oktober 2020 sebesar 0,07 persen.

Kenaikan harga cabai merah yang menyumbang andil inflasi 0,09 persen terjadi di 82 kota. Kenaikan tertinggi terjadi di Bulukumba hingga 85 persen serta Padangsidimpuan dan Tegal hingga 76 persen.

Baca Selanjutnya: Harga Bawang Merah...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BPS
  3. Harga Pangan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini