Bos berkasus, kinerja BUMN ini memburuk

Kamis, 12 November 2015 08:05 Reporter : Saugy Riyandi
Bos berkasus, kinerja BUMN ini memburuk Dirut Pelindo II RJ Lino. ©2015 Merdeka.com/muchlisa

Merdeka.com - Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) merupakan ladang uang pemerintah. Perusahaan pelat merah tersebut harus menyetor dividen setiap tahunnya kepada pemerintah.

Aliran dana BUMN ini dapat mencapai miliaran hingga triliunan Rupiah setiap tahunnya. Terbukti, perusahaan migas pelat merah, PT Pertamina mencatatkan laba bersih sebesar USD 570 juta selama semester I-2015.

Indikator paling mudah melihat kinerja BUMN itu dari laba yang didapat. Tak banyak pula, BUMN banyak yang masih mendapatkan bantuan pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN).

Aliran dana perusahaan pelat merah ini bisa menjadi ladang pencaharian bos-bos BUMN. Banyak bos BUMN yang tergiur melihat perputaran uang.

Namun, ada juga bos BUMN yang memiliki kasus berbeda seperti pembayaran gaji karyawan dan penyalahgunaan wewenang.

Siapa saja bos BUMN yang tersangkut kasus hingga membuat kinerja perusahaan BUMN memburuk? Ini daftarnya seperti dirangkum merdeka.com:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini