Bos BCA minta transaksi non tunai di gerbang tol dilakukan secara bertahap

Selasa, 19 September 2017 15:33 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Bos BCA minta transaksi non tunai di gerbang tol dilakukan secara bertahap E-Tollpass. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya siap menjalankan elektronisasi biaya masuk jalan tol yang akan dimulai pada 31 Oktober mendatang. Persiapan tersebut ditandai dengan penyediaan mesin Electronic Data Capture (EDC) di setiap gerbang masuk tol.

Namun, Jahja menilai akan lebih baik penerapan transaksi non tunai di jalan tol dilakukan secara bertahap. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tetap ingin pakai uang tunai untuk bayar tol.

"Kalau bisa sih jalan tol tuh jangan langsung non tunai, kalau menurut saya tetap harus ada cash (tunai) itu," ujar Jahja, saat ditemui dalam acara Indonesia Banking Expo di JCC Senayan, Selasa (19/9).

Jahja mengaku khawatir dalam pelaksanaan di lapangan masih ada pengemudi yang belum mengetahui aturan pembayaran non tunai di seluruh gardu tol, meski sudah disosialisasikan terlebih dahulu.

"Enggak gampang ntar ada orang yang enggak tahu juga kadang-kadang meski sudah dipromosi sedemikian. Nanti dilihat dalam kenyataan di lapangan pasti ada yang enggak bawa (kartu e-money)," tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bank BCA akan menyediakan kartu e-money di gardu tol. Namun, hal tersebut disinyalir akan menghambat antrian masuk gerbang tol.

"Kita sediain (kartu e-money), itu memperlambat (antrian). Jadi harus ditunaikan bertahap sehingga yang cash itu makin lama antriannya banyak, orang kan mau enggak mau akan pakai non tunai. Jadi kalau langsung non tunai takutnya dalam pelaksanaan di lapangan juga nanti harus betul-betul persiapan harus matang benar," pungkasnya. [sau]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini