Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BKPM Khawatir Kepulangan WNI Eks ISIS Ganggu Investasi

BKPM Khawatir Kepulangan WNI Eks ISIS Ganggu Investasi Bahlil Lahadalia. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia khawatir rencana kepulangan WNI Eks ISIS akan mengganggu iklim investasi dalam negeri yang sedang berkembang. Untuk itu, dia meminta WNI yang tidak memenuhi aturan tidak kembali ke tanah air.

"Jadi WNI yang memenuhi undang-undang silahkan balik, tapi kalau tidak memenuhi undang-undang jangan dong. Dari sisi investasi, kita ini lagi membenahi iklim investasi agar orang masuk, jadi kalau datang ke Indonesia hanya bikin kacau mendingan jangan pulang, gitu ya," ujarnya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (17/2).

Pemerintah saat ini tengah gencar menarik para investor demi memenuhi target penerimaan pada sektor investasi yang mencapai angka Rp886 triliun di 2020. Sebab, tahun lalu realisasi investasi secara keseluruhan hanya mencapai Rp790,2 triliun.

"Kita berpijak pada tahun 2019, 2019 itu per realisasi investasi lampaui target dari Rp790,2 triliun menjadi Rp809,6 triliun beranjak dari apa yang terjadi di tahun 2019, realisasi yang ditargetkan tahun 2020 mencapai Rp886 triliun," tegas Bahlil.

Jokowi Tolak Eks ISIS

Pemerintah memutuskan tak memulangkan 689 Warga Negara Indonesia (WNI) mantan kombatan ISIS. Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bahwa status kewarganegaraan ratusan WNI itu bukan lagi tanggung jawab pemerintah.

Ia menyebut, para teroris lintas batas itu pastinya sudah mengkalkulasi saat mereka meninggalkan Indonesia.

"Itu nanti karena sudah menjadi keputusan mereka tentu saja segala sesuatu mestinya sudah dihitung dan dikalkulasi oleh yang bersangkutan," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Rabu (12/2).

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP