Belum Diresmikan Jokowi, Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi

Jumat, 20 Desember 2019 21:33 Reporter : Merdeka
Belum Diresmikan Jokowi, Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi Bandara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Landasan pacu (runway 3) Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang, resmi beroperasi pada Jumat (20/12). Pengoperasian landasan pacu demi mengurai kepadatan pergerakan pesawat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2020.

"Terpenting, kami sudah melaporkan ke regulator, kemudian ke Menteri Perhubungan. Tugas kami selesai dulu," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, saat konferensi pers.

Runway 3 tetap beroperasi meski belum ada jadwal untuk diresmikan Presiden Joko Widodo. Ini menjadi kesepakatan antara AP II beserta stakeholder terkait seperti Airnav, Otoritas Bandara (Otban) serta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Awaluddin mengungkapkan setidaknya ada tiga alasan yang mendasari pengoperasian runway sepanjang 3.000 meter persegi tersebut.

"Pertama, secara keseluruhan infrastruktur sudah selesai seratus persen, itu sudah dari bulan Agustus. Tapi bersama-sama, kami sepakat saat itu untuk melakukan familiarisasi dulu," tuturnya.

Ditambah lagi sudah selesainya pengerjaan east cross taxiway, yang menghubungkan runway satu sisi selatan dengan runway dua sisi utara. Barulah pada 2020 akan menyambung runway tiga.

Sehingga, AP II sangat percaya diri, bila infrastruktur di sisi utara Bandara Internasional Soekarno Hatta, sudah memadai. "Ini merealisasikan harapan pak Jokowi, pak Menhub dan komunitas penerbangan. Tinggal selanjutnya kita jaga dengan baik," ujar Awaluddin.

1 dari 1 halaman

Alasan Kedua

rev1

Kemudian, dasar kedua adalah, aspek regulasi atau aturan mendasar infrastruktur bandara, yakni Safety, Security, Services, dan Complaints, sudah terpenuhi dan direvisi menyesuaikan keberadaan runway tiga.

"Misalnya, dokumen atau SOP seperti Aedro Manual untuk 2 runway, kini direvisi menjadi 3 runway. Begitu juga dengan SOP lain yang kembali disusun ulang," kata Awaluddin.

Terakhir, yang menjadi fokus AP II, Airnav, Otban serta BMKG adalah, peningkatan kualitas, kuantitas dan kompetensi dari SDM atau personil yang ada.

"Kami dari pengoperasian kebandarudaraan, aspek SDM, terlebih Airnav yang berada di lapangan, siap untuk pengoperasian runway tiga ini," dia menandaskan.

Reporter: Pramita Tristiawati

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Libur Natal dan Tahun Baru, Sejumlah Maskapai Ajukan Penerbangan Tambahan
Pengunjung Kini Dibolehkan Masuk Area Check-in Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta
Cuaca Buruk, Pesawat Garuda Indonesia Mendarat di Halim Perdanakusuma
Tol Kunciran-Serpong Diharapkan Tersambung ke Bandara Soekarno-Hatta Maret 2020
Gudang Plastik Dekat Bandara Soekarno-Hatta Terbakar
Operasional Bandara Soetta kembali normal, Usai Delay Sriwijaya Air

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini