Banyak Peserta Mengeluh Tak Terima Dana Program Kartu Prakerja, Ini Kata Manajemen

Jumat, 26 Februari 2021 16:37 Reporter : Merdeka
Banyak Peserta Mengeluh Tak Terima Dana Program Kartu Prakerja, Ini Kata Manajemen kartu prakerja. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menanggapi banyak keluhan yang disampaikan peserta program kartu prakerja terkait dana atau saldo insentif prakerja. Hal itu bisa terjadi karena peserta tidak membeli dan menyelesaikan pelatihan selama 30 hari pertama.

"Banyak keluhan insentif belum diterima/terlambat dan segala macam, karena di sistemnya ada sekian juta sisa pelatihan. Misalnya ada yang saldonya tersisa 500 perak, 200 ribu, dan sebagainya tetap kembali ke negara," kata Denni dalam Bincang Sore Direktur Eksekutif dengan Media, Jumat (26/2).

Dia menjelaskan, dari penerima kartu prakerja gelombang 1-11 sebanyak 5,9 juta orang, sebanyak 400 ribu orang tidak menggunakan saldo bantuan yang sudah diberikan kepada penerima selama 30 hari pertama.

Namun dari 5,9 juta orang tersebut, hanya 5,5 juta orang yang efektif memanfaatkan saldo bantuan tersebut dalam 30 hari. Kemudian, yang benar-benar menyelesaikan pelatihan pertama dan berhak mendapatkan insentif ada 5,3 juta orang.

"Jadi 97 persen itu mereka menyelesaikan pelatihan dan menerima insentif. Sesuai Permenko, manajemen pelaksana harus taat pada Permenko. Jadi kalau 30 hari pasca ditetapkan tidak dipakai ya ditarik untuk diberikan kepada negara," katanya.

Dia menegaskan, uang yang tidak dimanfaatkan tersebut tidak dimanfaatkan oleh manajemen, melainkan dikembalikan ke negara. "Dana ini secara sistem betul-betul ditransfer Rp 600 ribu tidak ada pengurangan dan kelebihan 1 rupiah pun. Kalau itu tidak digunakan, maka angkanya utuh kembali ke negara. Manajemen pelaksana tidak memegang uang sama sekali," imbuhnya.

Pada awal tahun 2021, dia mengaku banyak dana insentif program Kartu Prakerja dikembalikan ke negara. Mulai dari jumlah yang kecil hingga besar yang tidak termanfaatkan oleh penerima kartu prakerja.

"Percayalah kalau itu tidak disalurkan, itu kembali semua ke negara, tidak ada satu rupiah pun yang gantung di manajemen pelaksana tidak ada. Karena ini sudah secara teknologi end to end tercatat," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kartu Prakerja
  3. Tenaga Kerja
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini