Bank Jatim incar 120.000 nasabah laku pandai hingga akhir tahun
Merdeka.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mengincar 120.000 nasabah laku pandai hingga akhir tahun. Laku pandai sendiri merupakan program bank tanpa cabang atau branchless banking dengan merekrut agen di daerah. Nasabah bisa menabung melalui agen tanpa harus ke kantor cabang bank dan membuat rekening melalui telepon genggam.
Direktur Utama Bank Jatim, Soeroso mengatakan, pihaknya menargetkan kepemilikan 120 agen sampai akhir tahun. Satu agen berpotensi memiliki 1.000 nasabah di seluruh wilayah Jawa Timur.
"Target kita sebanyaknya tapi sampai akhir tahun saja kita targetkan 120 agen. Kita target satu agen mempunyai 1.000 nasabah. Jadi sampai akhir tahun ada 120.000 nasabah laku pandai Bank Jatim," ucap Soeroso usai meresmikan Laku Pandai Bank Jatim yaitu Sipandai di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (24/11).
Menurut Soeroso, program laku pandai akan meningkatkan akses keuangan masyarakat daerah ke perbankan. Masyarakat dibuat mudah menabung dengan hanya mendatangi agen terdekat.
Selain itu, laku pandai juga akan berkontribusi meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim. "Kalau dana kelolaan kita hitung rata rata satu nasabah Rp 25.000 karena laku pandai terbatas tabungannya. Kalau Rp 25.000 kali 120.000 itu tambahan DPK sampai akhir tahun," tegas Soeroso.
Namun demikian, Soeroso menegaskan tidak hanya fokus pada DPK tapi mempermudah akses keuangan. Selanjutnya, tak menutup kemungkinan Bank Jatim akan meluncurkan kredit mikro melalui agen laku pandai.
"Ke depannya kita harapkan laku pandai bisa menyalurkan kredit. Ini melihat track record nasabah. Saya kira tahun depan bisa memberi kredit mikro ya," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya