Bandara El Tari Tambah Thermal Scanner di Terminal Kedatangan

Rabu, 4 Maret 2020 17:55 Reporter : Ananias Petrus
Bandara El Tari Tambah Thermal Scanner di Terminal Kedatangan Bandara El Tari Kupang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bersama Angkasa Pura II El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur telah memasang alat pendeteksi suhu tubuh atau Thermal Scaner di terminal kedatangan domestik, Rabu (4/3).

Pemasangan Thermal Scanner ini dilakukan untuk mendeteksi suhu tubuh seluruh penumpang domestik maupun internasional yang tiba di Kupang, melalui bandara El Tari.

Kepala Seksi Pengendalian Kantor Kesehatan Pelabuhan Tenau Kupang, Carlos menjelaskan, pemasangan Thermal Scanner ini dilakukan yang kedua kalinya di Bandara El Tari. Sebelumnya satu telah dipasang di terminal kedatangan Internasional.

"Pemasangan ini sudah dilakukan yang kedua kali. Alat ini dipasang untuk mengawasi semua penumpang yang turun sehingga virus Corona bisa terdeteksi. Jika ada penumpang yang terdeteksi akan diamankan untuk diwawancarai, terkait riwayat kesehatan dan perjalanan terakhir," katanya.

Sementara itu Humas Angkasa Pura II Bandara El Tari Kupang, Danang Ruliawan menambahkan, pemasangan Thermal Scanner tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk peningkatan antisipasi penyebaran wabah virus Corona di wilayah Nusa Tenggara Timur.

1 dari 1 halaman

AP II Perketat Pengawasan Penumpang Pesawat dari 4 Negara Ini

perketat pengawasan penumpang pesawat dari 4 negara ini rev1

PT Angkasa Pura II (Persero) perketat pengawasan terhadap penumpang pesawat dari empat negara, yakni Korea Selatan, Jepang, Iran, dan Italia. Keempat negara ini merupakan negara terbesar terjangkitnya Corona Virus Disease-2019 (Covid-19).

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menjelaskan, pihaknya baru saja mendapat instruksi untuk melakukan pengetatan pengawasan terhadap penumpang internasional yang berasal negara-negara tersebut.

Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Nomor SE-1/MBU/03/2020 Tentang Kewaspadaan terhadap Penyebaran CoronaVirus Disease 2019 (COVID-19) untuk memastikan, bahwa pemerintah serius mencegah penularan virus corona.

"Bukan pelarangan, ya. Tapi pengetatan pengawasan untuk penumpang internasional yang berasal dari Korea, Jepang, Iran dan Italia. Instruksi ini berasal dari hasil rapat terbatas kemarin antar Menhub, Menteri BUMN akan dibuat protokol baru," ujar Awaluddin di Jakarta, Rabu (4/3).

Dia menyebut, pengetatan pengawasan tersebut bertujuan untuk memproteksi Indonesia. Menurut Awaluddin pada situasi seperti saat ini, semua pihak memang tak boleh panik.

"Namun aspek keamanan dan keselamatan tetap harus dijaga. Apalagi bandara merupakan pintu gerbang bagi pergerakan banyak orang antar negara. Angkasa Pura II mengikuti imbauan pemerintah serius melindungi masyarakat," katanya.

Dia juga memastikan bahwa proteksi tersebut akan dilakukan tanpa merugikan pihak lain apalagi menakut-nakuti masyarakat.

"Jadi proteksi dilakukan secara halus bukan dengan menakut-nakuti orang, tidak. Nanti justru timbul dampak lain dan kita tidak ingin itu terjadi," tandasnya. [idr]

Baca juga:
Hadapi Virus Corona, Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Jilid 2
Wapres Imbau Masyarakat Tak Panic Buying, Kebutuhan Pokok Sudah Disiapkan Pemerintah
Indonesia Positif Corona, Masyarakat Kota Malang Borong Masker
Melihat Ruang Isolasi Pasien Virus Corona di RSUP Persahabatan
Polda Metro Jaya Gelar Sidak Penjualan Masker di Pasar Pramuka

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini