Arus balik, Kemenhub belum berencana tambah gardu tol Cikarang Utama
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan belum berencana menambah gardu tol Cikarang Utama saat arus balik. Sebanyak 36 gardu yang ada saat ini dinilai masih mampu melayani transaksi.
"Kalau arus balik beda dibandingkan dengan mudik. Hampir nggak ada masalah, jadi bisa 36 gardu di buka semua," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin.
"Kalau arus balik itu prioritas gardu itu timur ke barat masuk ke Jakarta akan kita buka. Kalau yang ke arah Cikarang itu secukupnya."
Sugihardjo menjelaskan, saat mudik, gardu tol Brebes Timur atau Brexit tidak mampu menampung seluruh kendaraan yang masuk melalui tol Cikarang Utama. Ini lantaran jumlah gardu tol Brexit lebih sedikit ketimbang Cikarang Utama.
"Hal ini yang kemudian menyebabkan macet berkepanjangan saat keluar tol Brexit. Kalau mudik itu tol Cikarang Utama bisa luas, karena gardunya banyak. Sementara kalau di tol Brexit gardunya sedikit. Jadi perlu delay management," katanya
"Jadi kaya leher botol. Tol Cikarang Utama seluruh fasilitas lengkap, mulai dari rest area, medis semua lengkap. Kalau di brexit terbatas. Sehingga ada hambatan di sini, itu makanya ditambah gardu disana agar tidak ada stagnasi di ujungnya." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya