Ajukan Izin ke BI, Alipay dan LinkAja Segera Ramaikan Pasar Keuangan RI

Kamis, 21 Februari 2019 17:22 Reporter : Merdeka
Ajukan Izin ke BI, Alipay dan LinkAja Segera Ramaikan Pasar Keuangan RI Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) masih memproses permohonan izin usaha dari dua produk layanan pembayaran digital, yakni Alipay dan LinkAja untuk bisa beroperasi di pasar financial technology (fintech) Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan, Alipay yang telah menyepakati kerja sama dengan CIMB Niaga beberapa waktu lalu telah mengajukan permohonan izin untuk masuk ke pasar dalam negeri.

"CIMB dan Alipay sudah ada pengajuan ke BI, dan masih ada beberapa aspek serta penyesuaian-penyesuaian," jelas dia di Jakarta, Kamis (21/2).

Sedangkan untuk LinkAja yang merupakan produk gabungan dari beberapa uang elektronik, progresnya sudah cukup bagus dan telah memasuki tahap akhir, sehingga siap untuk direalisasikan.

"Permohonan sudah diajukan ke BI dan dokumen-dokumen sudah dilengkapi. Kita sudah lihat sistem yang ada, nampaknya sudah tahap akhir dan bisa kita realisasikan dalam waktu dekat," ujarnya.

Sementara satu layanan pembayaran digital lain yang rencananya hendak masuk ke Indonesia yakni WeChat, Sugeng menyatakan, belum coba melampirkan surat permohonan izin usaha kepada pihak bank sentral.

"WeChat masih tahap diskusi, belum ada permohonan ke BI. Jadi kayaknya masih perlu waktu," tutup Sugeng.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini