Airlangga Optimis Ekonomi RI 2022 Capai 5,2 Persen, Ini Kuncinya

Selasa, 25 Januari 2022 12:42 Reporter : Merdeka
Airlangga Optimis Ekonomi RI 2022 Capai 5,2 Persen, Ini Kuncinya Menko Airlangga Hartarto. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi 2022 berada di kisaran 5,2 persen. Menurutnya, penanganan dan pemulihan ekonomi akan menjadi juru kunci untuk mencapai target tersebut.

Oleh karena itu, adanya kerja sama para stakeholder sangat diperlukan dan ini menjadi kunci bagi pemulihan dan mendorong pembangunan ke depan.

"Pertumbuhan ekonomi di Tahun 2022 ditargetkan dapat tumbuh hingga 5,2 persen dan penanganan covid19 dan pemulihan ekonomi akan menentukan pencapaian target tersebut," kata Airlangga dalam Webinar HIPMI "Momentum Presidensi G20 untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi", Selasa (25/1).

Dia menjelaskan, pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan efektivitas dalam penanganan covid-19 melalui strategi hulu-hilir. Di mana kasus aktif di Indonesia terus dijaga dengan tingkat kesembuhan 96,4 persen.

Untuk itu, dia meminta agar masyarakat tetap harus waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kenaikan kasus omicron secara global telah melanda berbagai negara di dunia. Pengendalian pandemi efektif terbukti menjadi kunci bagi pemulihan ekonomi.

"Pandemi yang terkendali mendorong confidence atau keyakinan dan mobilitas penduduk yang kemudian membuat ekonomi tetap tumbuh di kuartal ketiga (2021) sebesar 3,51 persen dan kuartal keempat (2021) diproyeksikan tumbuh antara 4,5 persen sampai 5 persen," ujarnya.

Di sisi lain, ekonomi global masih menghadapi berbagai tantangan seperti varian-varian baru covid 19, distribusi vaksin Global yang belum merata, kelemahan ekonomi akibat kebijakan terutama di China yang mendorong pertumbuhan tinggi ke arah pemerataan.

Tantangan global lainnya, yaitu terjadi krisis energi, krisis properti Evergrande, serta resiko yang mempengaruhi Capital outflow seperti kenaikkan suku bunga di Amerika. Terkait dengan situasi-situasi tersebut Pemerintah Indonesia perlu merespon secara fleksibel dan adaptif.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Luhut: Kita Tidak Bisa Menghindari Ketidakpastian Global
Di hadapan Pengusaha, Airlangga Beberkan Tantangan Ekonomi Global
PT PP: Rehabilitasi Pasar Legi Tumbuhkan Minat Belanja dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi RI Tahun Ini Diyakini Tetap Tumbuh Meski Banyak Tantangan
Dana PEN Masih Menjadi Tumpuan Pengungkit Ekonomi Nasional 2022
Membongkar Penyebab Ketimpangan Ekonomi Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini