Ada 1.800 perusahaan investasi di RI, Jepang butuh pekerja lokal andal

Sabtu, 13 Januari 2018 15:00 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Ilustrasi wawancara kerja. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Dragon Images

Merdeka.com - Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, mengungkapkan pentingnya kerja sama Indonesia-Jepang di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Ishii menegaskan Pemerintah Jepang sangat terbuka bagi para pelajar Indonesia yang hendak menuntut ilmu di Negeri Matahari Terbit itu.

Dia menyampaikan saat ini terdapat 1.800 perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia dalam berbagai sektor. Dengan demikian, perusahaan tersebut butuh tenaga kerja lokal kompeten dan andal yang besar.

"Karena itu penting penguatan kerjasama di bidang pendidikan, riset dan pengembangan SDM, pembangunan infrastruktur," ungkapnya di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Sabtu (13/1).

Ketua Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE), Bimo Sasongko, mengatakan meskipun jumlah mahasiswa atau pelajar Indonesia ke Jepang dari 2012 hingga 2016 mengalami peningkatan, namun jumlahnya kurang signifikan.

"Hingga 2016 jumlah pelajar Indonesia yang belajar di Jepang hanya 4.630 orang, atau sekitar 1,9 persen dari jumlah total mahasiswa asing yang belajar di sana," katanya.

Angka ini jauh di bawah jumlah mahasiswa warga China di Jepang yang mencapai 98.483 orang atau 41,1 persen dan Vietnam mencapai 53.807 orang atau 22,4 persen.

"Mestinya jumlah orang Indonesia yang belajar ke Jepang paling tidak bisa mencapai 50.000 orang," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini