Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

500 Pelajar se-Indonesia ikuti kompetisi robot

500 Pelajar se-Indonesia ikuti kompetisi robot Indonesia Youth Robotic Competition (IYRC). ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 500 pelajar dari 200 sekolah se-Indonesia mengikuti Indonesia Youth Robotic Competition (IYRC). Kompetisi robot nasional ini, untuk menjaring jago-jago robotik di kalangan pelajar di Indonesia, untuk dibawa ke ajang kompetisi internasional di Thailand pada Agustus 2018 mendatang.

Ketua Indonesia Youth Robot Association ( IYRA) Firdianysah, menerangkan, kompetisi ini adalah kali keempat digelar sejak tahun 2014 lalu. Lomba adu kreasi dan inovasi perakitan robot tingkat pelajar ini juga sekaligus sebagai media sharing antar komunitas kreatif, khususnya di bidang robotik.

"Ini adalah kali keempat sejak diselenggarakan di tahun 2014. Ini pertama kali kami selenggarakan di ICE BSD, sebelumnya di taman mini," kata dia di ICE BSD, Minggu (22/4).

Menurutnya, dunia robotik di tanah air kian berkembang seiring kemajuan teknologi dunia saat ini. Saat ini, terdapat 3 ribu pelajar dan 100 sekolah robotik binaan nasional IYRA yang diperlihatkan dengan rutinya kegiatan kompetisi robotik di tingkat daerah dan nasional.

"Melalui kompetisi ini, semangat robot kreator terpacu untuk bisa memberikan karya terbaik mereka,” ucapnya.

Ketua Penyelenggara Kegiatan IYRA Panji Himawan berharap semua komunitas kreatif di tanah air bisa memanfaatkan ruang dan sarana yang telah di kembangkan di kawasam BSD. Menurutnya, BSD terus berusaha untuk menjadi tempat paling nyaman dan digandrungi komunitas kreatif dan digital yang saat ini kian berkembang.

"Kita ingin menjadikan BSD sebagai rumah dari kegiatan-kegiatan kreasi digital dan kreatif di tanah air, kami akan sangat mendukung acara ini bisa terus terselenggara," katanya.

Peserta IYRA, Sabir Akhtar dan Kenaz Niti Praja yang beradu dalam kategori tim, mengaku sudah menyiapkan robot andalannya sejak jauh-jauh hari. Keduanya berharap, robot kreasi mereka bisa mewakili Indonesia di ajang robotic internasional.

"Harapan kami bisa menang, dan tampil di kompetsi internasional nanti. Mudah mudahan kreasi kami menjadi yang terbaik," ucap siswa kelas VIII dari SMP Muhammadiyah 22 Pamulang, Tangerang Selatan.

Kreasi robot ciptaanya, diciptakan untuk membawa bahan peledak, bahan kimia, atau bahan- bahan yang berbahaya jika dibawa oleh manusia. "Robot ini kami beri nama Hexabotunchemical, tujuannya untuk memudahkan pekerjaan manusia mengangkut barang-barang berbahaya, entah bom, bahan kimia, atau barang berbahaya lain," katanya.

Perlombaan kreasi robot tingkat pelajar ini, diikuti pelajar dari tingkat SD hingga SMA dengan memperebutkan 8 kategori perlombaan. Sesuai tingkatan usia dan kreasi pelajar.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP