Tahun 2018 tinggal hitungan pekan, apakah Anda sudah mulai menyusun resolusi tahun baru? Resolusi tahun baru penting dimiliki, supaya Anda memiliki bekal bayangan seperti apa tahun 2018 yang akan kamu jalankan.
Resolusi tahun baru yang juga penting adalah resolusi keuangan yang perlu dikejar tahun depan. Sama saja dengan resolusi tahun baru pada umumnya, memiliki resolusi keuangan bisa membantu Anda supaya perjalanan finansial di masa mendatang tetap terarah.
Misalnya, Anda berencana menikah tahun depan dengan pasangan, sudah pasti rencana itu membutuhkan dana atau biaya. Atau, Anda ingin memiliki rumah tahun depan, kamu perlu menyiapkan pendanaannya agar bisa terwujud.
Berikut ini 7 keputusan finansial yang bisa Anda masukkan dalam daftar resolusi tahun baru untuk masalah keuangan tahun 2018, seperti dikutip HaloMoney.
Membeli rumah
Harga rumah yang terus meningkat sering menjadi salah satu faktor terbesar mengapa banyak orang akhirnya memilih menunda pembelian rumah. Akhirnya, banyak yang terjebak terus mengontrak, indekost atau menumpang tinggal di rumah orangtua atau mertua.
Semakin lama Anda menunda pembelian rumah, semakin besar biaya yang harus ditanggung untuk menutup kebutuhan tempat tinggal. Biaya tersebut bisa berupa uang sewa kontrakan dan kerugian berupa nilai uang karena harga rumah terus naik sedang penghasilan yang Anda dapatkan sulit mengejar kenaikan tersebut.
Jadi, mengapa tidak menargetkan pembelian rumah tahun 2018 sebagai resolusi tahun baru? Anda cukup fokus mengumpulkan kebutuhan uang muka agar lebih cepat memiliki rumah dan memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) agar beban pembelian rumah bisa lebih ringan.
Advertisement
Rintis bisnis sampingan
Zaman digital seperti sekarang sudah bukan waktunya lagi berpangku tangan mengandalkan gaji bulanan saja. Ini saatnya untuk Anda manfaatkan waktu dan energi di usia produktif untuk mengoptimalkan produktivitas.
Memiliki bisnis sampingan adalah langkah tepat supaya keran pendapatan keluarga kamu bisa lebih deras mengalir. Ini lah salah satu ide resolusi tahun baru yang penting untuk Anda pertimbangkan.
Apalagi saat ini banyak ide usaha sampingan yang bisa Anda coba untuk mendaras penghasilan tambahan. Manfaatkan segala kemudahan teknologi yang bisa membantu Anda merintis dan mengembangkan bisnis sampingan.
Banyak ide bisnis sampingan yang bisa Anda jalankan di tengah kesibukan bekerja di kantor atau di sela-sela mengurus rumah tangga. Misalnya, dengan menjadi dropshipper atau reseller, bisa juga membuka katering kecil-kecilan, dan lain sebagainya.
Mulai investasi
Investasi adalah salah satu cara mudah untuk mengalahkan inflasi. Dengan berinvestasi, Anda bisa mengembangkan nilai aset dengan cara lebih efektif. Pilihan produk investasi saat ini semakin banyak, mulai dari reksadana, saham, atau emas, atau properti, atau jenis instrumen investasi lain yang beragam.
Sesuaikan pilihan produk investasi dengan profil risiko kamu dan tujuan keuangan. Mengingat, setiap produk investasi memiliki karakter risiko sendiri dan ketepatan dengan jangka waktu target pemakaian dana.
Melalui investasi, aset yang Anda miliki saat ini bisa terus berkembang dan terhindar dari laju penurunan nilai uang akibat inflasi. Bila selama ini Anda belum memiliki investasi sama sekali, jangan lagi menunda. Semakin menunda, Anda bisa kehilangan potential gain atau keuntungan potensial dari langkah investasi.
Advertisement
Negosiasi gaji
Ada baiknya Anda melakukan evaluasi untuk target penghasilan tahun depan. Penghasilan perlu ada kenaikan karena ada faktor inflasi.
Laju kenaikan harga-harga barang yang lebih cepat tetapi tidak diimbangi kenaikan penghasilan, bisa membuat Anda kehilangan kekuatan daya beli.
Sederhananya, bila dulu dengan gaji Rp 5 juta, Anda bisa membiayai semua kebutuhan. Namun, karena terjadi inflasi harga, gaji senilai itu tidak lagi memadai menutup seluruh kebutuhan.
Di sinilah, pentingnya Anda menimbang pengajuan negosiasi kenaikan gaji pada pemberi kerja, minimal supaya bisa mengimbangi laju inflasi sehingga daya beli Anda bisa tetap terjaga.
Tertib pencatatan keuangan
Resolusi tahun baru khusus finansial yang perlu Anda timbang selanjutnya adalah memulai kebiasaan pencatatan keuangan yang baik. Mencatat arus masuk dan arus keluar keuangan sering dinilai remeh, tapi ternyata kebiasaan ini akan membantu Anda lebih mudah mengelola keuangan.
Dengan memiliki catatan keuangan yang rapi, Anda bisa lebih mudah memantau kondisi keuangan kapan saja dan lebih gampang menyusun rencana keuangan tanpa pusing.
Apa saja catatan keuangan yang perlu dimiliki? Tidak perlu banyak-banyak. Cukup miliki catatan arus masuk dan keluar yang berisi catatan penghasilan dan catatan pengeluaran keuangan Anda.