5 Etika perlu Anda perhatikan saat pinjam uang ke kerabat atau teman
Merdeka.com - Pijam uang menjadi salah satu jalan keluar saat kesulitan keuangan. Tak jarang keluarga dan teman menjadi obyek sasaran.
Perkara pinjam-meminjam uang biasanya bermula dari kasihan dan simpati. Kemudian bisa berubah menjadi sindir-menyindir dan kesal sendiri apabila uang tak kunjung dikembalikan.
Bagi Anda yang ingin meminjam uang, ada baiknya mengetahui etika ketika meminjam uang. Tujuannya agar tidak sampai merugikan orang dekat yang diutangi.
Berikut lima tipsnya seperti dilansir dari situs finansial personal Mouthy Money.
Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6
Perhatikan kondisi keuangan orang yang dipinjam
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJangan asal pilih orang untuk meminjam uang. Memang paling mudah meminjam uang ke keluarga atau teman dekat. Mereka pasti susah menolak meminjamkan uang.
Tapi jangan asal pinjam, melainkan pastikan keadaan finansial mereka sedang sehat. Jangan sampai meminta pinjaman ke orang lain yang sedang membutuhkan uang juga. Sebab, bila kamu tidak segera mengembalikan uangnya, mereka akan makin kesulitan.
Harus perjelas kapan uang dikembalikan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBila meminjam uang kecil, tentunya bisa digantikan saat traktir makanan dan sebagainya. Jika meminjam uang dalam jumlah besar, berikan perjanjian apakah akan mengembalikan uang secara tunai atau dicicil dalam kurun waktu tertentu.Terkadang, bisa saja pihak yang dipinjam terlalu malu untuk memberikan persyaratan. Andai itu terjadi, ambil inisiatif untuk menawarkannya lebih dulu.
Jangan berfoya bila uang belum dikembalikan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPastikan membayar utang adalah prioritas utama. Cobalah sadar diri. Hindari membuang-buang uang untuk berfoya padahal belum selesai membayar hutang.Lebih parah lagi kalau sampai memamerkan hal itu di media sosial. Bisa saja pihak yang uangnya dipinjam akan tersinggung melihat kelakukan demikian, padahal uangnya belum dikembalikan.
Pinjaman bukan hadiah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJangan mengira uang yang dipinjamkan adalah hadiah. Maka dari itu, utamakan membayar hutang untuk menjaga kepercayaan dan hubungan baik dengan orang yang uangnya dipinjam.Kelola uang pinjaman dengan bertanggung jawab, dan bayarlah utang. Agar lebih mudah, cicil saja utangnya secara teratur agar kamu tidak merasa bersalah saat ketahuan membeli sesuatu saat masih punya utang.
Jangan pinjam uang ke orang baru dikenal
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPastinya orang segan pinjam uang ke orang yang baru kenal di dunia nyata. Prinsip tersebut juga harus diterapkan saat kenalan di media sosial.Baru kenal orang lewat Twitter? Atau baru match dengan seseorang di Tinder? Jangan langsung minta pinjam uang.Jangan mentang-mentang kenalan di media sosial bisa bertingkah sesukanya. Toh, melakukan hal tersebut berpotensi bisa diviralkan dan merugikan reputasi sendiri.
Â
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya