22 Desember, pengerjaan proyek di tol disetop sementara

Kamis, 7 Desember 2017 19:52 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Proyek LRT di kawasan Cibubur. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan membuat kondisi lalu lintas meningkat pesat. Maka dari itu, seluruh proyek di ruas tol akan dihentikan pengerjaannya untuk sementara.

Budi mengungkapkan, diperkirakan akan terjadi penambahan sekitar 2,5 juta kendaraan di jalan raya pada musim mudik dan liburan akhir tahun tersebut.

"Kalau di kantor saya masih ada angkanya itu, sekitar 2,5 juta kendaraan (tambahan). Terjadi kenaikan 10 persen dari reguler (hari biasa)," kata Budi, di Jakarta, Kamis (7/12).

Dengan kenaikan seperti itu, lanjutnya, tentu akan membuat kapasitas jalan berkurang drastis. Karenanya, dia menginstruksikan agar segala bentuk proyek pembangunan di jalan raya terutama di jalan tol untuk diliburkan.

"Pekerjaan di jalan seperti LRT, Tol elevated kemudian kereta cepat berhenti semua mulai tanggal 22 Desember sampai menjelang kembali dari tahun baru," ujarnya.

Aktivitas kontruksi dihentikan selama satu minggu sampai libur tahun baru usai yakni tanggal 2 Januari. Selain untuk kelancaran lalu lintas, hal tersebut juga dilakukan untuk menunjang aspek keselamatan di jalan raya.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.