2015, BKPM catat investasi Singapura terbesar di Indonesia

Kamis, 21 Januari 2016 18:53 Reporter : Siti Nur Azzura
2015, BKPM catat investasi Singapura terbesar di Indonesia Bandara Changi, Singapura. ©2013 Merdeka.com/lashworldtour.com

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Singapura menjadi negara investor terbesar di Indonesia tahun lalu. Aliran dana dari Negeri Merlion itu mencapai USD 5,9 miliar.

Disusul Malaysia sebesar USD 3,1 miliar, Jepang USD 2,9 miliar. Kemudian Belanda sebesar USD 1,3 miliar, dan Korea Selatan sebesar USD 1,2 miliar.

Total, investasi asing mencapai Rp 365,9 triliun. Meningkat 19,2 persen ketimbang tahun lalu.

Dari investasi asing sebanyak itu, Jawa Barat kebagian USD 5,7 miliar, DKI Jakarta sebesar USD 3,6 miliar. Kemudian, Jawa Timur sebesar USD 2,6 miliar, Banten sebesar USD 2,5 miliar, dan Kalimantan Timur sebesar USD 2,4 miliar.

"Sementara itu, 40,2 persen dari PMA merupakan kontribusi dari sektor industri, yakni sebesar USD 11,8 miliar dari total PMA," kata Kepala BKPM Franky Sibarani di kantornya, Jakarta, Kamis (21/1).

Pertambangan, lanjut Franky, menyumbang kontribusi sebesar USD 4,0 miliar; transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar USD 3,3 miliar; industri logam dasar, barang logam, mesin, dan elektronik sebesar USD 3,1 miliar.

Selain itu, listrik, gas, dan air menyumbang sebesar USD 3,0 miliar. Sedangkan, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar USD 2,4 miliar.

Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) industri makanan menyumbang realisasi investasi terbesar, yakni sebesar Rp 24,5 triliun. Disusul listrik, gas, dan air sebesar Rp 21,9 triliun; transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp 21,3 triliun; industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi sebesar Rp 20,7 triliun.

"Di industri mineral non logam sebesar Rp 20,5 triliun. Jika selueuh sektor pengolahan digabung maka terlihat industri pengolahan memberikan kontribusi sebesar Rp 89,0 triliun atau 49,6 persen dari total PMDN." [yud]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini