1 Muharram, pedagang Pasar Tanah Abang mengeluh keuntungan tak naik

Selasa, 11 September 2018 16:00 Reporter : Wilfridus Setu Embu
1 Muharram, pedagang Pasar Tanah Abang mengeluh keuntungan tak naik pasar tanah abang. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kompleks Pasar Tanah Abang tampak ramai pada hari libur peringatan Tahun Islam 1440 Hijriah hari ini, Selasa (11/9). Pantauan merdeka.com, cukup banyak pengunjung yang memadati sudut-sudut pasar.

Meskipun demikian, keramaian tersebut tidak berdampak signifikan pada pendapatan para pedagang yang berjualan di pasar yang terletak di wilayah Jakarta Pusat tersebut.

Salah seorang pedagang, Arnold, mengatakan sejak pagi jumlah pengunjung yang datang tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa.

"Kalau ramai atau tidak, hampir sama saja ya. Sekarang nggak bisa diprediksi," kata dia ketika ditemui Merdeka.com, di Blok A pasar Tanah Abang.

Hal ini berdampak pada jumlah pendapatan yang dia raup. Dia mengatakan tidak ada peningkatan pendapatan di hari libur Tahun Baru Islam ini. "Seperti hari-hari biasa saja. Sehari itu bisa Rp 3 juta," katanya.

Pedagang Pasar, kata dia, pada umumnya bisa mendapatkan pendapatan lebih di hari Senin dan Kamis. Sebab pada saat itu, banyak pedagang dari daerah yang datang membeli barang untuk dijual di daerah masing-masing.

"Hari pasar itu, yang ramai itu, hari Senin Kamis, umumnya mayoritas dua hari itu ramai. Hari Minggu dia dari sana, Senin dia belanja. Atau Rabu dia dari daerah, Kamis belanja supaya bisa kejar dijual pada hari Sabtu," tandas dia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini