Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Titik Pijat Batuk Pilek Anak, Orang Tua Wajib Tahu

Titik Pijat Batuk Pilek Anak, Orang Tua Wajib Tahu ilustrasi pijat bayi. ©shutterstock/Monkey Business Images.com

Merdeka.com - Titik pijat batuk pilek anak penting untuk diketahui oleh semua orangtua. Sistem daya tahan tubuh yang belum sempurna, membuat anak sangat rentan mengalami beragam penyakit, termasuk batuk dan pilek. Batuk pilek atau common cold, merupakan infeksi virus ringan pada saluran pernapasan bagian atas, yakni hidung dan tenggorokan.

Infeksi virus yang menyebabkan batuk pilek ini dapat menyebar secara langsung lewat percikan lendir dari saluran pernapasan penderita, ataupun secara tidak langsung melalui tangan. Pilek pada anak biasaya ditandai dengan keluarnya cairan jernih dari hidung. Selain itu, anak juga mungkin bisa mengalami batuk, mata merah, atau sedikit demam.

Keluarnya cairan dari hidung atau ingus pada saat pilek, sebenarnya merupakan suatu cara menyingkirkan kuman dalam tubuh. Namun, jika ingus yang keluar dari hidung terlalu banyak, hal tersebut dapat mengganggu pernapasan anak.

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah termasuk memijit beberapa bagian tertentu pada tubuh anak. Simak ulasan selengkapnya dilansir dari Alodokter dan berbagai sumber, Selasa (7/12/2021):

Penyakit Batuk dan Pilek

Batuk dan pilek atau common cold, merupakan infeksi virus ringan pada saluran pernapasan bagian atas, yakni hidung dan tenggorokan. Terdapat beragam mikroorganisme yang dapat menyebabkan batuk pilek.

Seseorang yang mengalami batuk dan pilek memiliki gejala seperti bersin, hidung tersumbat, badan pegal, suara serak, tenggorokan gatal, sakit kepala, demam, mata berair, nyeri telinga, hilang nafsu makan, dan sebagainya.

Penyebab Batuk Pilek

Human rhinovirus (HRV) adalah kelompok virus yang paling banyak menyebabkan batuk pilek. Selain virus tersebut, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh coronavirus, adenovirus, human parainfluenza virus (HPIV), dan respiratory syncytial virus (RSV).

Virus masuk ke tubuh manusia melalui hidung, mulut, atau bahkan mata, sebelum menimbulkan gejala. Virus bisa masuk ke dalam tubuh ketika tanpa sengaja menghirup percikan liur penderita batuk pilek, yang disemburkan ke udara melalui bersin atau batuk.

Tindakan Jika Anak Alami Batuk Pilek

Untuk mengatasi batuk pilek pada anak, ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah, seperti: 1. Tempatkan anak di ruangan tanpa pendingan udara atau AC untuk mengurangi hidung tersumbat. 2. Gunakan mesin pelembab udara atau humidifier atau manfaatkan uap air panas di 3. ruangan yang dingin. 4. Jika pilek pada anak sudah sangat mengganggu, encerkan lendirnya dengan air garam yang diteteskan ke ujung lubang hidung anak. Selanjutnya, gunakan alat penyedot ingus anak untuk membersihkan hidung.5. Oleskan minyak telon dan tepuk secara perlahan punggung anak untuk meringankan pernapasannya yang tersumbat. 6. Baringkan anak dengan posisi tengkurap pada lutut atau biarkan bayi duduk di pangkuan dengan condong ke arah depan.7. Bersihkan cairan hidung atau lendir yang mengeras pada hidung anak. Gunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat.8. Untuk bayi, jangan lupa untuk terus memberikan asupan ASI untuk mencegah bayi mengalami dehidrasi.

Atasi dengan Pijat

Selain beberapa cara di atas, orang tua juga bisa mencoba metode pijat yaitu dengan pediatric massage. Beberapa trik pijat ini disebut dapat mengurangi keluhan si kecil saat mengalami batuk pilek. Adapun cara mempraktikkan pediatric massage sederhana, ialah: 1. Pijat Searah Jarum JamPertama ibu bisa memijat bagian dada anak secara perlahan dengan gerakan memutar searah jarum jam. Lakukan kurang lebih 5 sampai 10 kali. 2. Ketuk Ringan Anda juga bisa melakukan gerakan ketuk tingan dengan dua jari pada dada anak dengan rentang 5 hingga 10 kali. Anda juga bisa melakukan gerakan mengusap dada anak mengarah ke luar pundak dengan perlahan. 3. Tepuk PunggungTepuk punggung anak dengan perlahan dari bawah ke atas. Anda juga bisa mengompres dada anak dengan kompres gel. Namun, Anda juga bisa menggunakan handuk atau waslap hangat dan tempelkan di dada anak. Diamkan selama beberapa detik kemudian angkat dan rendam dengan air dingin lalu kompres lagi. Lakukan hal tersebut dengan 5 kali ganti.

Jangan Sembarangan Memberi Obat

Jika anak mengalam batuk dan pilek sebaiknya untuk tidak sembarangan memberi obat. Hindari penggunaan obat-obat bebas pada anak di bawah usia 6 tahun dan bayi karena kemungkinan efek sampingnya yang berbahaya.Jika anak demam, maka konsultasikan dengan dokter jika diperlukan memberikan paracetamol atau ibuprofen. Pilek yang tidak mengganggu pola makan atau aktivitas anak, sebenarnya tidak memerlukan tindakan khusus berupa obat-obatan. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang harus diwaspadai oleh orang tua jika anak mengalami beberapa gejala berikut:

  • Pilek yang diiringi batuk dan demam lebih dari 39 derajat celsius pada anak di bawah usia 3 bulan, atau demam mencapai lebih dari 40 derajat celsius pada anak di atas 3 bulan
  • Demam berlangsung lebih dari dua hari
  • Mata berair atau muncul kotoran mata
  • Batuk semakin parah atau diiringi napas yang cepat, terdengar bunyi saat bayi bernapas
  • Perubahan signifikan pada pola makan atau tidur, sering mengantuk atau rewel
  • Bayi menangis saat menyusu sambil menggosok atau menarik telinga, dan menangis ketika diletakkan di tempat tidur
  • Pilek tidak membaik setelah 7-10 hari
  • (mdk/khu)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP