Selain Pangeran Harry, 7 Orang Ini Juga Mundur Sebagai Anggota Kerajaan

Kamis, 16 Januari 2020 16:12 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Selain Pangeran Harry, 7 Orang Ini Juga Mundur Sebagai Anggota Kerajaan Meghan Markle - Pangeran Harry. © Getty Images

Merdeka.com - Keputusan Pangeran Harry dan istrinya Megan Markle untuk mundur dari tugasnya sebagai anggota kerajaan Inggris sempat menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Keinginan pangeran Harry dan Megan untuk meninggalkan kerajaan tidak lain ingin fokus pada keluarga kecilnya. Tagar 'Megxit' atau Meghan-Harry Exit juga sempat menjadi trending di berbagai negara.

Ternyata, selain Pangeran Harry beberapa anggota kerajaan berikut juga memilih mundur dari kerajaan karena beberapa alasan. Berikut ulasannya:

1 dari 7 halaman

Raja George VIII

Raja George VIII atau Pangeran Edward merupakan putra dari Raja George V dan Ratu Mary dari kerajaan Inggris. Sejak lahir, Edward merupakan putra mahkota kerajaan dengan gelar Prince of Wales.

Pada tahun 1936, Raja George V wafat. Hal ini menjadikan Edward harus naik takhta dan menjadi Raja George VIII. Tak lama berselang sejak dilantiknya, Raja George VIII memilih mundur dan menyerahkan takhtanya kepada sang adik. Hal ini dikarenakan ia memilih untuk menikahi seorang janda bernama Wallis Simpson, dimana hubungan mereka tidak terlalu disetujui oleh anggota kerajaan karena sebuah aturan kerajaan yang melarang menikahi seorang janda.

2 dari 7 halaman

Pangeran Andrew

Pada tahun lalu, salah satu anggota kerajaan yaitu Pangeran Andrew Albert Christian Edward putra dari Ratu Elizabeth II juga ternyata mengundurkan diri dari anggota kerajaan Inggris. Hal ini dikarenakan dirinya terlibat skandal seks.

3 dari 7 halaman

Putri Sayako

Sumber: Brilio

Putri Sayako merupakan anak perempuan satu-satunya dari Kaisar Akihito dan Maharani Michiko dari Jepang. Putri Sayako terpaksa harus melepas dan menganggalkan gelar kekaisarannya karena menikah dengan orang biasa.

4 dari 7 halaman

Putri Ayako

Pada tahun 2018 lalu, salah satu anggota keluarga kerajaan Jepang juga harus melepas status kerajaannya. Putri Ayako merupakan putri dari sepupu Kaisar Akihito. Ia harus melepaskan gelar kerajaannya karena menikahi seorang pegawai perusahaan shipping bernama Kei Moriya.

Menurut hukum kekaisaran Jepang, anggota perempuan kerajaan akan kehilangan gelar, status, dan tunjangan jika mereka memilih untuk menikahi seseorang yang tidak memiliki ikatan keluarga kerajaan.

5 dari 7 halaman

Pangeran Friso

Pangeran Friso merupakan putra dari Ratu Beatrix dari Belanda. Pangeran yang dikenal cerdas ini memilih untuk tinggal di London dan bekerja sebagai seorang insinyur. Pada tahun 2004, ia menikahi seorang wanita bernama Mabel Wisse yang membuat namanya dihapus dari gars pewaris takhta karena pernikahannya tidak mendapat izin kabinet pemerintahan.

6 dari 7 halaman

Pangeran Carl Johan

Pangeran Carl Johan dari Swedia ini juga memilih untuk melepas takhtanya dari kerajaan untuk menikahi seorang jurnalis bernama Kerstin Wijkmark pada tahun 1946.

7 dari 7 halaman

Putri Mako

Paling baru anggota kekaisaran Jepang, Putri Mako kembali akan menikahi orang biasa bernama Kei Komuro. Putri Mako merupakan cucu perempuan Kaisar Akihito.

Putri Mako dan Kei sudah menjalin hubungan sejak kuliah dan bertunangan pada tahun 2017. Namun, karena terkendala masalah finansial dari keluarga pria maka pernikahan terpaksa ditunda.

Dilansir dari Liputan6, Putri Mako dan Kei Komuro akan melangsungkan pernikahan pada musim gugur tahun ini.

[khu]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini