Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rheumatoid Arthritis Adalah Peradangan Kronis pada Sendi, Ini Gejala & Penyebabnya

Rheumatoid Arthritis Adalah Peradangan Kronis pada Sendi, Ini Gejala & Penyebabnya Ilustrasi rematik. Shutterstock/Melodia plus photos

Merdeka.com - Rheumatoid arthritis adalah peradangan jangka panjang atau kronis pada sendi. Rheumatoid arthritis ini biasanya disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang tubuh. Tanda seseorang menderita rheumatoid arthritis adalah seperti bengkak, nyeri dan kaku pada sendi.

Bukan hanya sendi, rheumatoid arthritis juga bisa menyerang beberapa organ lainnya. Mulai dari pembuluh darah, paru-paru, jantung, mata dan kulit. Kasus penyakit rheumatoid arthritis lebih sering terjadi pada wanita, terlebih berusia 30-50 tahun. Terkadang gejala rheumatoid arthritis mirip dengan penyakit lainnya, seperti polimialgia reumatik dan osteoarthritis.

Jika rheumatoid arthritis dibiarkan begitu saja, radang sendi bisa semakin memburuk. Akibatnya dapat menyebabkan perubahan pada bentuk sendi. Bahkan juga bisa menyebabkan gangguan fungsi pada sendi. Karena rheumatoid arthritis adalah peradangan kronis pada sendi, ada baiknya untuk mengetahui gejala dan penyebabnya.

Melansir dari berbagai sumber, Rabu (12/10), simak ulasan informasinya berikut ini.

Rheumatoid Arthritis Adalah

Melansir dari halodoc, rheumatoid arthritis adalah salah satu peradangan kronis pada sendi yang mengakibatkan munculnya rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian. Penyakit rheumatoid arthritis bisa menyerang bagian otot, ligamen dan tendon.

Paling sering, rheumatoid arthritis menyerang pada bagian tangan dan kaki. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan rheumatoid arthritis dapat menyerang bagian tubuh lainnya. Mulai dari pembuluh darah, paru-paru, mata dan kulit.

Rheumatoid arthritis ini bahkan bisa menghancurkan jaringan persendian. Sehingga mampu membatasi aktivitas penderita dalam sehari-hari.

Penyebab Rheumatoid Arthritis

Melansir dari Alodokter, Rheumatoid arthritis adalah peradangan jangka panjang pada sendi. Penyakit ini muncul akibat dari sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang tubuh. Bisa dikatakan rheumatoid arthritis adalah tergolong penyakit autoimun.Penyebab munculnya autoimun ini pun belum diketahui secara pasti. Namun diduga berhubungan dengan faktor genetik. Mengingat rheumatoid arthritis adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sendi dan pada jaringan sendi itu sendiri. Adapun jaringan sendi yang dimaksud, meliputi:

  • Jaringan penghubung antar tulang (ligamen)
  • Jaringan penghubung tulang dengan sendi (tendon)
  • Lapisan penghasil minyak sendi (synovial)
  • Tulang rawan
  • Jika rheumatoid arthritis dibiarkan begitu saja, radang sendi bisa semakin memburuk. Akibatnya dapat menyebabkan perubahan pada bentuk sendi. Bahkan juga bisa menyebabkan gangguan fungsi pada sendi. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan persendian. Kasus penyakit rheumatoid arthritis lebih sering terjadi pada wanita, terlebih berusia 30-50 tahun. Penyakit ini juga banyak ditemukan pada seseorang dengan berat badan berlebih. Adapun beberapa faktor yang mampu meningkatkan risiko seseorang menderita rheumatoid arthritis adalah sebagai berikut:

  • Mengalami stres fisik dan emosional
  • Menderita infeksi bakteri atau virus
  • Terpapar jenis debu tertentu
  • Mengalami cedera seperti patah tulang atau dislokasi sendi
  • Menjadi perokok aktif maupun pasif
  • Gejala Rheumatoid Arthritis

    Adapun sejumlah keluhan pada sendi yang bisa dirasakan oleh seseorang yang menderita rheumatoid arthritis adalah sebagai berikut:

  • Demam ringan
  • Tubuh terasa lemah dan lelah
  • Sendi membengkak
  • Nyeri sendi
  • Sendi kemerahan, terasa hangat dan kaku, terutama di pagi hari atau setelah lama tidak digerakkan
  • Gejala terjadi di kedua sisi tubuh, misalnya pada kedua tangan atau kedua kaki
  • Hilang nafsu makan
  • Berat badan menurun
  • Selan itu, ada beberapa keluhan yang bisa muncul pada rheumatoid arthritis khususnya yang menyerang sendi pada kaki. Adapun keluhan rheumatoid arthritis adalah sebagai berikut:

  • Nyeri di tumit saat berjalan di atas tanah yang tidak rata
  • Nyeri di tulang kering saat berjalan di atas tanah yang tidak rata
  • Nyeri di pergelangan kaki saat berjalan menanjak
  • Perubahan pada bentuk telapak kaki, jari kuku, dan kuku kaki sehingga sulit memakai sepatu
  • Rheumatoid arthritis juga bisa menyebabkan penderitanya mengalami beberapa gejala. Mulai dari anemia, frustasi, depresi hingga menarik diri dari lingkungan sosial. Tidak hanya itu, rheumatoid arthritis juga bisa menyerang bagian tubuh lainnya. Misalnya rheumatoid arthritis yang berkaitan dengan sindrom Sjögren. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penderita mengalami mata dan mulut kering. Sedangkan, rheumatoid arthritis yang menyerang paru-paru dan jantung mampu menimbulkan gejala berupa nyeri dada.

    Komplikasi Rheumatoid Arthritis

    Melansir dari halodoc, rheumatoid Arthritis sebaiknya harus segera diatasi dengan baik. Sebab jika tidak diatasi dengan baik, rheumatoid arthritis dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Adapun beberapa komplikasi yang muncul akibat rheumatoid arthritis adalah sebagai berikut:

  • Osteoporosis
  • Kerusakan sendi secara permanen
  • Gangguan jantung
  • Limfoma
  • Carpal tunnel syndrome
  • Peradangan yang berkembang di bagian tubuh lainnya. Seperti paru-paru, jantung, mata hingga pembuluh darah
  • (mdk/tan)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP