Remaja Ini Tega Tusuk Seorang Kakek karena Berebut Cairan Antiseptik

Minggu, 16 Februari 2020 15:58 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Remaja Ini Tega Tusuk Seorang Kakek karena Berebut Cairan Antiseptik Sumber: World Of Buzz. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wabah virus corona yang merebak selama dua bulan belakangan ini memang menciptakan kepanikan di seluruh dunia, khususnya China awal virus itu muncul.

Lebih dari 68.000 orang terinfeksi virus yang memiliki nama resmi Covid-19 ini. Untuk menghindari virus ini, setiap orang di wajibkan untuk menjaga stamina tubuh dan menjaga kebersihan selalu. Masker dan cairan antiseptik menjadi hal yang cukup penting untuk mencegah dan melindungi diri dari virus corona.

Belum lama ini, seorang remaja di China tega menikam seorang kakek berusia 71 tahun karena berebut sebotol hand sanitizer di sebuah supermarket. Berikut informasi selengkapnya dilansir dari World Of Buzz:

1 dari 5 halaman

Persediaan Masker dan Antiseptik Menipis

dan antiseptik menipis rev1

Untuk mencegah penularan virus corona, warga China menggunakan masker sebagai pelindung diri. Hal ini membuat persediaan masker dan cairan antiseptik menipis di China. Kurangnya pasokan ini membuat banyak orang berebut untuk mendapatkannya.

2 dari 5 halaman

Remaja 17 Tahun Tikam Seorang Kakek

tahun tikam seorang kakek rev1

Kepanikan akan virus corona yang tak kunjung usai membuat beberapa orang bahkan nekat melakukan kekerasan demi bertahan.

Di sebuah supermarket China, seorang remaja berusia 17 tahun tiba-tiba menikam kakek berusia 71 tahun dan anak-anak berusia 9 tahun yang berusaha mendapatkan sebotol cairan antiseptik yang tersisa.

3 dari 5 halaman

Korban Sudah Ditangani

sumber world of buzz

2020 Merdeka.com

Beruntung setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. Kini, korban dikabarkan sudah dalam kondisi yang stabil di rumah sakit.

4 dari 5 halaman

Pelaku Diamankan Pihak Berwenang

Pihak berwenang secara sigap juga telah menangkap dan mengamankan pelaku. Kejadian ini menunjukkan bagaimana orang -orang di China sangat paranoid dengan wabah ini.

5 dari 5 halaman

Korban Virus Corona

Dilansir dari AFP Minggu, (16/2) Komisi Kesehatan Provinsi Hubei mengumumkan korban meninggal akibat virus corona melebihi angka 1.600 orangdimana korban paling banyak ada di China sebagai negara pandemi virus corona.

[khu]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini