Memiliki taman yang indah dan asri di rumah adalah dambaan banyak orang. Namun, kesibukan sehari-hari seringkali menjadi kendala untuk memberikan perawatan optimal, terutama dalam hal penyiraman rutin.
Kabar baiknya, ada beragam pilihan tanaman outdoor yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sangat toleran terhadap kondisi kering, sehingga tetap menarik meski hanya disiram sesekali.
Tanaman-tanaman ini dirancang oleh alam untuk bertahan hidup dengan pasokan air minimal, menjadikannya solusi ideal bagi Anda yang menginginkan keindahan hijau tanpa perlu repot menyiram setiap hari. Berikut ini tanaman outdoor yang tetap menarik meski hanya disiram sekali sehari, Merdeka.com, Rabu (21/10/2026).
Advertisement
1. Lidah Mertua
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301201/original/094845200_1784443877-tanaman_tahan_mpanas_lidah_meryua.jpeg)
Lidah mertua (Sansevieria trifasciata) menjadi pilihan tanaman outdoor yang menarik sekaligus mudah dirawat. Daunnya tumbuh tegak dengan corak hijau yang khas, sehingga cocok untuk menghiasi teras atau sudut taman.
Tanaman ini tahan terhadap kondisi kering dan tidak membutuhkan banyak air. Penyiraman sekali sehari bahkan bisa terlalu sering, terutama saat media tanam masih basah. Sebaiknya, siram lidah mertua ketika tanah benar-benar kering dan gunakan pot dengan drainase baik agar akarnya tidak membusuk.
Advertisement
2. Kaktus dan Sukulen
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459390/original/030288100_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_6.jpg)
Kaktus dan sukulen memiliki bentuk unik yang mampu mempercantik taman, balkon, maupun teras rumah. Tanaman ini menyimpan air di batang atau daunnya sehingga dapat bertahan dalam kondisi kering. Keduanya cocok ditempatkan di area outdoor yang mendapat sinar matahari sesuai kebutuhan spesiesnya.
Meski begitu, penyiraman setiap hari umumnya tidak diperlukan. Pastikan media tanam berpori dan air tidak menggenang agar akar tetap sehat. Dengan perawatan yang tepat, kaktus dan sukulen bisa tumbuh menarik tanpa sering disiram.
Advertisement
3. Portulaka
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259512/original/064421700_1781504223-Gemini_Generated_Image_x0750jx0750jx075.jpg)
Portulaka (Portulaca grandiflora), atau mawar lumut, dikenal dengan bunga berwarna cerah yang membuat taman terlihat lebih hidup. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan mampu bertahan dalam kondisi kering berkat daunnya yang menyimpan air.
Portulaka cocok ditanam di pot, tepi taman, atau area terbuka yang mendapat banyak cahaya. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika media mulai mengering, bukan secara otomatis setiap hari. Gunakan tanah berdrainase baik agar akarnya tidak terlalu lama terendam air.
Advertisement
4. Zinnia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351433/original/045754300_1789695787-2.jpg)
Zinnia (Zinnia elegans) merupakan tanaman berbunga yang cocok untuk mempercantik taman outdoor. Bunganya hadir dalam beragam warna, mulai dari merah, kuning, hingga merah muda, sehingga menarik ditanam berkelompok. Setelah tumbuh mapan, zinnia cukup toleran terhadap kondisi kering.
Namun, tanaman ini tetap membutuhkan air yang cukup, terutama saat cuaca panas atau sedang berbunga. Periksa kelembapan tanah sebelum menyiram dan hindari membasahi daun secara berlebihan. Cara ini membantu menjaga pertumbuhan tanaman sekaligus mengurangi risiko penyakit jamur.
Advertisement
5. Lavender
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258777/original/061126100_1781410099-lavender2.jpeg)
Lavender (Lavandula angustifolia) menawarkan bunga ungu yang cantik sekaligus aroma khas yang menenangkan. Tanaman ini cocok untuk taman outdoor yang mendapat sinar matahari penuh dan memiliki tanah berdrainase baik.
Setelah akarnya tumbuh kuat, lavender relatif tahan terhadap kekeringan sehingga tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Tanah yang terus basah justru dapat memicu pembusukan akar. Agar tumbuh optimal, letakkan lavender di area yang cukup terbuka dan siram hanya ketika media tanam mulai mengering.
Advertisement
6. Bougainvillea
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294912/original/051881100_1783907513-5.jpg)
Bougainvillea atau bunga kertas (Bougainvillea spp.) menjadi favorit untuk mempercantik pagar, halaman, dan teras rumah. Warna cerah pada bagian yang menyerupai bunga sebenarnya berasal dari daun pelindung atau bracts. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan relatif tahan terhadap kekeringan setelah tumbuh mapan.
Penyiraman berlebihan justru dapat menghambat pembungaan. Karena itu, periksa kondisi tanah sebelum menyiram dan biarkan media mengering sebagian di antara penyiraman agar bougainvillea tumbuh sehat dan rajin berbunga.
Advertisement
7. Kamboja
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549564/original/093846600_1775623099-drphuc-flower-3364692_1280.jpg)
Kamboja (Plumeria spp.) merupakan tanaman tropis yang menarik berkat bunga harum dengan bentuk dan warna yang beragam. Tanaman ini cocok ditanam di halaman atau taman yang mendapat sinar matahari melimpah. Setelah mapan, kamboja relatif tahan terhadap kekeringan, sehingga tidak perlu disiram setiap hari dalam kondisi normal.
Saat musim tanam aktif, berikan air ketika tanah mulai mengering, lalu kurangi penyiraman ketika tanaman memasuki masa dorman. Pastikan tanah memiliki drainase baik agar akar tidak membusuk akibat kelembapan berlebih.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Tanaman Outdoor Tahan Disiram Sekali Sehari
Tanaman apa saja yang cocok untuk taman minim perawatan dan tahan kekeringan?
Beberapa pilihan tanaman outdoor yang toleran kekeringan antara lain Lidah Mertua, Kaktus, Sukulen, Portulaka, Zinnia, Lavender, Bougainvillea, dan Kamboja.
Mengapa Lidah Mertua (Sansevieria) cocok untuk taman yang jarang disiram?
Lidah Mertua sangat tangguh dan tidak memerlukan banyak air. Penyiraman berlebihan justru dapat menyebabkan busuk akar, sehingga ideal untuk kondisi minim penyiraman.
Bagaimana cara merawat Kaktus dan Sukulen agar tetap sehat?
Kaktus dan sukulen memerlukan tanah dengan drainase yang sangat baik serta paparan sinar matahari penuh. Siram hanya setiap 2-4 minggu, atau saat tanah benar-benar kering, untuk menghindari penyiraman berlebihan.
Apakah penyiraman setiap hari diperlukan untuk tanaman toleran kekeringan?
Umumnya tidak. Penyiraman setiap hari mungkin terlalu sering untuk sebagian besar tanaman toleran kekeringan dan dapat menyebabkan masalah seperti busuk akar. Frekuensi penyiraman harus disesuaikan dengan jenis tanaman, jenis tanah, intensitas sinar matahari, dan suhu.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288444/original/016067300_1783320577-619dd964-5804-46cc-8c7d-1380329d1450.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499622/original/086606300_1770791225-Tetapkan_Rutinitas____Military_Style____untuk_Pembersihan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378661/original/052942400_1792557360-ea671f0e-c1ef-409c-be62-17b65353241b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378648/original/023305200_1792556579-Gemini_Generated_Image_gnqczvgnqczvgnqc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9364456/original/075083200_1790994513-4b17b490-8c23-48a2-9b3c-e0f798ac08be.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378609/original/068552000_1792554176-Gemini_Generated_Image_6o3qbm6o3qbm6o3q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378544/original/060143200_1792549781-ce58c9b9-bd55-40fd-ade9-389e2dc35e1a.jpg)