Doa Ziarah Kubur Orang Tua yang Sesuai Ajaran Islam, Ketahui Tata Caranya

Merdeka.com merangkum informasi tentang doa ziarah kubur orang tua yang sesuai dengan ajaran Islam dan tata cara lengkapnya.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Doa Ziarah Kubur Orang Tua yang Sesuai Ajaran Islam, Ketahui Tata Caranya
Doa Ziarah Kubur Orang Tua yang Sesuai Ajaran Islam, Ketahui Tata Caranya (Merdeka.com)

Ziarah kubur adalah kegiatan untuk mengingat kematian. Selain itu, ziarah kubur juga disertai dengan dia-doa yang ditujukan kepada almarhum yang sedang diziarahi.

Biasanya, ziarah kubur adalah kegiatan wajib yang dilakukan oleh anak kepada orang tuanya yang sudah meninggal dunia.

Doa ziarah kubur orang tua kemudian menjadi penting untuk diketahui. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang doa ziarah kubur orang tua yang sesuai dengan ajaran Islam dan tata cara lengkapnya.

Dalil Ziarah Kubur

Dalil Ziarah Kubur<br>
Dok. Istimewa

Rasulullah pernah melarang umat Islam untuk melakukan ziarah kubur. Namun, seiring berjalannya waktu, Rasulullah kemudian menganjurkan umat Islam untuk melakukan ziarah kubur. Hal tersebut karena dapat mengingatkan manusia kepada kematian.

"Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)." (HR. Hakim).

Tata Cara Ziarah Kubur dan Doa Ziarah Kubur Orang Tua

Tata Cara Ziarah Kubur dan Doa Ziarah Kubur Orang Tua<br>
Dok. Istimewa

1. Mengucapkan Salam

Tata cara ziarah kubur dan doa ziarah kubur orang tua yang pertama adalah mengucapkan salam. Berikut ini adalah ucapan salam saat ziarah kubur yang diajarkan oleh Rasulullah.

Assalamu‘alaikum dara qaumin mu’minin wa atakum ma tu‘adun ghadan mu’ajjalun, wa inna insya-Allahu bikum lahiqun

Artinya: "Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian."

atau dapat mengucap salam lainnya sebagai berikut,

Assalamu’alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimiin. yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriin. wa inna insyaa alloohu bikum la-laahiquun. wa as alullooha lanaa walakumul ‘aafiyah

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian".

2. Membaca Istighfar

Selanjutnya, tata cara ziarah kubur adalah membaca istighfar. Berikut ini adalah bacaan istighfar yang perlu Anda ketahui:

"Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi."

Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

3. Membaca Surat Al-Fatihah 3x

Bismillahir rahmanir rahim Alhamdulillahi rabbil ‘alamin Ar Rahmaanirrahiim Maaliki yaumiddiin Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin Ihdinash-shirraatal musthaqiim Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang Pemilik hari pembalasan Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

4. Membaca Surat Al-Falaq 3x

Bismillahir rahmanir rahim qul a'Uzu birabbil-falaq min syarri ma khalaq wa min syarri gasiqin iza waqab wa min syarrin-naffasati fil-'uqad wa min syarri hasidin iza hasad

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), 

dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

5. Membaca Surat An-Nas 3x

Bismillahir rahmanir rahim Qul a'uzu birabbin naas Malikin naas Ilaahin naas Min sharril was waasil khannaas Al laziiyuwas wisu fii suduurin naas Minal jinnati wan naas.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, 

Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

6. Membaca Ayat Kursi

Allahu la ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, la ta`khuzuhu sinatuw wa la na`um, lahu ma fis-samawati wa ma fil-ard, man zallazi yasyfa'u 'indahu illa bi`iznih, ya'lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhiyna bisyai`im min 'ilmihi illa bima sya`, wasi'a kursiyyuhus-samawati wal-ard, wa la ya`uduhu difuhuma, wa huwal-'aliyyul-'adzim

Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

7. Membaca Doa Ziarah Kubur Orang Tua

Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasìWabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.

Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya."

Rekomendasi