Benar-benar Edan! Pengemudi Online Dibegal Diancam Pakai Celurit, Pas Ditangkap Pelakunya Bocah Baru Lulus SD

Parah! Dua pelaku begal di Cikarang Barat mengaku baru lulus SD. Pengakuan keduanya terungkap usai diamankan warga setelah melancarkan aksi perampasan.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Benar-benar Edan! Pengemudi Online Dibegal Diancam Pakai Celurit, Pas Ditangkap Pelakunya Bocah Baru Lulus SD
Benar-benar Edan! Pengemudi Online Dibegal Diancam Pakai Celurit, Pas Ditangkap Pelakunya Bocah Baru Lulus SD (Merdeka.com)

Parah! Dua pelaku begal di Cikarang Barat mengaku baru lulus SD. Pengakuan keduanya terungkap usai diamankan warga setelah melancarkan aksi perampasan kepada pengemudi taksi online.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Warga Cikarang Barat dibuat geram atas ulah dua orang bocah yang mengaku baru lulus SD melakukan pembegalan dengan senjata tajam. Saat diamankan, warga menemukan sebuah celurit besar guna kedua bocah itu melancarkan aksinya. Adapun korban merupakan pengemudi taksi online yang tengah menunggu penumpang di jalan.

Warga sempat menahan keduanya supaya tidak menjadi sasaran amuk massa setelah ditangkap. Namun tampak para pelaku sudah dalam kondisi babak belur dan tak berkutik.

Dilansir dari akun instagram @kabarnegri, Kamis (24/8) berikut informasi dan ulasan selengkapnya.

Kronologi Pembegalan, Rampas Handphone Korban

Kronologi Pembegalan, Rampas Handphone Korban
Dok. Istimewa

Aksi pembegalan terjadi di Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat pada Selasa (22/8) pukul 3 dini hari.

Korban yang merupakan pengemudi taksi online harus rela dirampas ponselnya oleh kedua pelaku saat tengah menunggu penumpang di kawasan MM2100.Β 


Tiba-tiba pelaku yang berjumlah dua orang menodongkan senjata ke korban dan berhasil merampas ponsel miliknya lalu pergi meninggalkan korban.

"Saya lagi nunggu penumpang di kawasan MM2100, tiba tiba ada dua Bocah itu menodongkan Sajam sambil rampas Handphone saya, dia lari ke arah Kalimalang, lalu saya kejar pak" ujar korban.

Para pelaku berhasil diamankan di perempatan Kalimalang, Sukadanau dengan barang bukti sebuah celurit panjang.Β 


"Itu bocah ngakunya tinggal di Kampung Kalijeruk, satu lagi di kampung Tanah Baru, bawa celurit gede banget lagi," kata Fikri salah satu warga yang ikut mengejar pelaku.Β 

Mirisnya, kedua pelaku mengaku baru saja lulus SD. Aksi mereka tentu sangat memprihatinkan karena dilakukan oleh siswa sekolah.

Menangis Saat Ditangkap Warga

Menangis Saat Ditangkap Warga
Dok. Istimewa

Dalam video unggahan @kabarnegri, kedua pelaku yang diamankan tak mampu berkutik saat dikepung warga yang datang ke lokasi.Β 

Salah satu pelaku bahkan menangis dan meminta dikembalikan ke orang tuanya dan tidak mengulangi perbuatannya itu.

Beberapa warga secepatnya meminta pihak keamanan untuk datang dan mengamankan keduanya.

Banjir Kecaman Warganet

Banjir Kecaman Warganet
Dok. Istimewa

Video tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Tak sedikit yang mengecam dan menyayangkan aksi kedua bocah tersebut karena memilih jalan kriminal di tengah kewajiban mereka untuk belajar.Β 

"Ketangkap nangis,ga ketangkap bengis πŸ”₯," tulis akun @meongoyen270.

"Kebiasaan bocil maen sikat aja ga ada pikirannya, bagus warga kompak πŸ‘," tulis akun @fy4n99


"Miris banget, dimana orangtuanya?? Apakah mereka tidak pernah mendidik dan kurang memberi perhatian pada anak mereka?? 😒😒😒😒," tulis akun @soesimamandandhika

"Lah dia nangis πŸ˜‚ sok sok.an bawa celurit pas ketangkep nangisπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚," komentar akun @chinderrella.
Rekomendasi