Advertisement
Sungai Suci tapi Dipenuhi Limbah
Sungai Yamuna yang mengalir melalui Ibu Kota New Delhi dipenuhi limbah busa beracun. Untuk merayakan festival keagamaan, beberapa umat mandi dan berdoa di perairan beracun itu sebagai ritual perayaan festival.
Advertisement
Buih putih campuran limbah beracun dari industri.
Menurut para ahli busa yang menyengat itu mengandung amonia dan fosfat tingkat tinggi, yang dapat menyebabkan masalah pernapasan dan kulit.
Advertisement
Pada Minggu (4/6) lalu, sejumlah aktivis bersama warga membersihkan limbah busa tersebut.
Advertisement
Mereka juga bersama sama mengangkut sampah yang mencemari Sungai Yamuna.
Aksi tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Lingkungan Sedunia.
Sungai tersebut mengalir sekitar 1.378 kilometer ke selatan dari Himalaya, melewati sejumlah negara bagian.
Advertisement
Menurut aktivis setempat, busa beracun sebagian besar disebabkan pembuangan limbah industri secara ilegal.
Serta air limbah yang tidak diolah.
Advertisement
Ironinya, sungai yang tercemar limbah beracun ini dianggap suci di India.
Advertisement
Sungai Yamuna menjadi lokasi perayaan acara keagamaan, salah satunya Festival Chhath Puja.
Festival Chhath Puja, sebuah festival yang didedikasikan untuk dewa matahari, Dewa Surya.
Advertisement
Umat Hindu tidak punya pilihan selain mandi di air yang tercemar.
"Airnya sangat kotor, tetapi kami tidak punya banyak pikihan," katanya. "Ini adalah ritual untuk mandi di badan air, jadi kami datang ke sini untuk mandi."
This is source 2
Advertisement
15 Perahu Dikerahkan untuk Hilangkan Busa
15 perahu pernah dikerahkan oleh pemerintah India untuk menghilangkan busa, tetapi para ahli khawatir bahwa kerusakan telah berada di tahap yang signifikan.
Sungai di bentangan Delhi adalah sungai yang mati secara ekologis," kata Bhim Singh Rawat, dari South Asia Network on Dams, Rivers, and People (SANDRP). "Tidak ada ikan atau burung air tawar. Itu sudah terjadi selama bertahun-tahun."
Namun hingga kini busa beracun itu masih mencemari sungai 'suci' tersebut.
Advertisement
Advertisement
Air dari Yamuna kini harus diolah secara kimiawi sebelum dipasok ke hampir 19 juta penduduk New Delhi sebagai air minum.