Daftar Makanan Pantangan Asam Urat dan Kolesterol yang Perlu Dihindari

Berikut daftar makanan pantangan asam urat dan kolesterol yang perlu dihindari.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Daftar Makanan Pantangan Asam Urat dan Kolesterol yang Perlu Dihindari
ilustrasi kerang dara/copyright Shutterstock (© 2025 Liputan6.com)

Asam urat dan kolesterol merupakan dua kondisi kesehatan yang sering kali berkaitan satu sama lain. Asam urat adalah senyawa yang terbentuk ketika tubuh memecah zat purin, sedangkan kolesterol adalah lemak yang diproduksi oleh hati dan diperoleh dari makanan hewani.

Kedua zat ini diperlukan tubuh dalam jumlah normal, namun dapat menyebabkan masalah kesehatan jika kadarnya berlebihan. Asam urat yang berlebih dapat mengkristal dan menumpuk di persendian. Sehingga, menyebabkan peradangan dan rasa nyeri yang dikenal sebagai penyakit gout atau asam urat.

Sementara itu, kolesterol tinggi dapat menumpuk di pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Penting untuk memahami bahwa meskipun asam urat dan kolesterol adalah zat yang berbeda, keduanya sering kali memiliki faktor risiko yang sama, seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan obesitas.

Oleh karena itu, pengelolaan kedua kondisi ini seringkali melibatkan perubahan gaya hidup yang serupa. Apa saja daftar makanan pantangan asam urat dan kolesterol yang perlu dihindari? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (26/3), simak ulasan informasinya berikut ini.

Gejala Asam Urat dan Kolesterol Tinggi

Mengenali gejala asam urat dan kolesterol tinggi sangat penting untuk diagnosis dan penanganan dini. Meskipun kedua kondisi ini memiliki manifestasi yang berbeda, keduanya dapat berdampak serius pada kesehatan jika tidak ditangani dengan baik.

Gejala Asam Urat Tinggi:

  1. Nyeri sendi yang intens, terutama di jari kaki besar
  2. Pembengkakan dan kemerahan di area sendi yang terkena
  3. Rasa panas di area yang terkena
  4. Kekakuan sendi
  5. Keterbatasan gerak sendi
  6. Kulit di sekitar sendi yang terkena menjadi mengkilap dan terkelupas
  7. Serangan nyeri yang tiba-tiba, sering terjadi di malam hari
  8. Pembentukan tofi (benjolan di bawah kulit) pada kasus yang parah

Gejala Kolesterol Tinggi:

Kolesterol tinggi sering disebut sebagai “pembunuh diam-diam” karena biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun, beberapa tanda yang mungkin mengindikasikan kolesterol tinggi meliputi:

  1. Xantoma: deposit lemak kuning di bawah kulit, terutama di sekitar mata atau siku
  2. Arcus corneae: lingkaran putih atau abu-abu di sekitar kornea mata
  3. Nyeri dada atau angina, terutama jika kolesterol tinggi telah menyebabkan penyempitan arteri jantung
  4. Sakit kepala
  5. Kelelahan yang tidak biasa
  6. Mati rasa atau kesemutan di ekstremitas

Daftar Makanan Pantangan Asam Urat dan Kolesterol

Mengelola asam urat dan kolesterol tinggi memerlukan perhatian khusus terhadap pola makan. Berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya bagi penderita asam urat dan kolesterol tinggi:

1. Jeroan

Organ dalam hewan seperti hati, ginjal, otak, dan paru-paru mengandung purin tinggi dan kolesterol. Jeroan dapat meningkatkan kadar asam urat dan kolesterol dalam darah secara signifikan. Sebagai contoh, hati ayam mengandung 312,2 mg purin per 100 gram, sementara hati sapi mengandung 219,8 mg purin per 100 gram.

2. Daging Merah

Daging sapi, domba, dan babi kaya akan purin dan lemak jenuh. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko asam urat dan kolesterol tinggi. Jika ingin mengonsumsi daging merah, pilihlah potongan yang lebih ramping dan batasi porsinya.

3. Makanan Laut Tertentu

Beberapa jenis makanan laut seperti sarden, teri, kerang, dan udang mengandung purin tinggi. Ikan teri kering, misalnya, mengandung hingga 1.108,6 mg purin per 100 gram. Namun, tidak semua makanan laut harus dihindari. Ikan seperti salmon masih bisa dikonsumsi dalam jumlah terbatas karena mengandung omega-3 yang bermanfaat.

4. Minuman Beralkohol

Alkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh dan mengganggu pembuangannya. Selain itu, alkohol juga dapat meningkatkan kadar trigliserida, salah satu jenis lemak dalam darah yang berkontribusi pada kolesterol tinggi.

5. Makanan Olahan

Makanan olahan seperti sosis, ham, dan daging asap sering kali tinggi purin dan lemak jenuh. Misalnya, salami mengandung 120,4 mg purin per 100 gram, sementara ham mengandung 138,3 mg purin per 100 gram. Makanan olahan juga cenderung tinggi sodium, yang dapat memperburuk hipertensi yang sering menyertai asam urat dan kolesterol tinggi.

6. Minuman Manis

Minuman bersoda dan jus buah kemasan sering mengandung fruktosa tinggi, yang dapat meningkatkan produksi asam urat. Sebuah studi menunjukkan bahwa risiko asam urat meningkat hingga 85% pada pria yang mengonsumsi lebih dari dua porsi minuman manis per hari dibandingkan dengan yang hanya mengonsumsi satu gelas per bulan.

7. Makanan Tinggi Lemak Trans

Makanan yang mengandung lemak trans, seperti makanan cepat saji, gorengan, dan beberapa jenis margarin, dapat meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan HDL (kolesterol baik). Hindari makanan yang mencantumkan “minyak terhidrogenasi” dalam daftar bahannya.

8. Beberapa Jenis Sayuran

Meskipun sayuran umumnya sehat, beberapa jenis seperti bayam, asparagus, dan kembang kol mengandung purin yang cukup tinggi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa sayuran tinggi purin tidak meningkatkan risiko asam urat sebanyak sumber purin hewani. Konsumsi sayuran ini masih diperbolehkan dalam jumlah moderat.

9. Ragi dan Makanan Fermentasi

Ragi dan beberapa makanan fermentasi mengandung purin tinggi. Ini termasuk bir (yang sudah disebutkan sebelumnya), tape, dan beberapa jenis keju. Batasi konsumsi makanan ini jika Anda memiliki kecenderungan asam urat tinggi.

10. Durian dan Beberapa Buah Lain

Meskipun buah-buahan umumnya baik untuk kesehatan, beberapa jenis seperti durian dan alpukat mengandung purin yang cukup tinggi. Konsumsi buah-buahan ini sebaiknya dibatasi bagi penderita asam urat, terutama selama serangan akut.

Makanan yang Aman Dikonsumsi

Meskipun ada banyak pantangan makanan untuk penderita asam urat dan kolesterol tinggi, masih banyak pilihan makanan sehat yang dapat dikonsumsi. Berikut adalah daftar makanan yang umumnya aman dan bahkan bermanfaat bagi penderita asam urat dan kolesterol tinggi:

1. Sayuran Rendah Purin

Sebagian besar sayuran aman dikonsumsi dan kaya akan nutrisi penting. Beberapa pilihan terbaik meliputi:

  1. Wortel
  2. Brokoli
  3. Kubis
  4. Selada
  5. Tomat
  6. Mentimun
  7. Paprika

2. Buah-buahan

Buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Beberapa pilihan yang baik termasuk:

  1. Apel
  2. Jeruk
  3. Stroberi
  4. Ceri (terutama ceri asam, yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat)
  5. Blueberry
  6. Nanas

3. Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh kaya akan serat yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Pilihan yang baik meliputi:

  1. Oatmeal
  2. Quinoa
  3. Barley
  4. Roti gandum utuh
  5. Nasi merah

4. Protein Nabati

Sumber protein nabati umumnya lebih rendah purin dibandingkan protein hewani. Beberapa pilihan meliputi:

  1. Kacang-kacangan (dalam jumlah moderat)
  2. Tahu
  3. Tempe
  4. Edamame

5. Ikan Rendah Purin

Beberapa jenis ikan kaya akan omega-3 yang baik untuk jantung dan relatif rendah purin:

  1. Salmon
  2. Ikan cod
  3. Tilapia

6. Produk Susu Rendah Lemak

Produk susu rendah lemak dapat membantu menurunkan risiko asam urat:

  1. Yogurt rendah lemak
  2. Susu skim
  3. Keju rendah lemak

7. Minyak Sehat

Minyak yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan ganda dapat membantu menurunkan kolesterol:

  1. Minyak zaitun
  2. Minyak kanola
  3. Minyak kacang

8. Rempah-rempah dan Herbal

Beberapa rempah dan herbal memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi gejala asam urat:

  1. Jahe
  2. Kunyit
  3. Bawang putih
  4. Cengkeh

9. Minuman Sehat

Pilihan minuman yang baik meliputi:

  1. Air putih (paling penting untuk membantu mengeluarkan asam urat)
  2. Teh hijau
  3. Jus lemon (dapat membantu menurunkan kadar asam urat)
  4. Kopi (dalam jumlah moderat, telah dikaitkan dengan penurunan risiko asam urat)
Rekomendasi