Ular tambang alias ular tali picis ternyata merupakan salah satu jenis binatang melata yang memiliki bisa sangat berbahaya. Bahkan, sekelas king kobra disebut bisa mati jika terkena racun dalam bisa ular tersebut.
Hal itu seperti diungkap oleh pawang ular ternama Panji Petualang. Melalui unggahan di kanal Youtubenya, Panji menunjukkan penampakan ular tambang yang ternyata berukuran sangat kecil. Simak ulasannya:
Advertisement
Penampakan Ular Tambang
Melansir dari kanal Youtube Panji Petualang, pawang ular ternama di Indonesia itu menunjukkan penampakan ular tambang yang ia temui di sekitar pepohonan.
Panji menyebut, jika ular tersebut memiliki ciri-ciri tubuh kecil panjang dan berwarna hijau.
"Ular ini aktif di pohon. Ciri-cirinya adalah tubuhnya panjang, berwarna hijau dan silver, warna lidahnya itu cream," kata Panji dikutip dari video di kanal Panji Petualang (15/6).
Advertisement
Punya Racun Dalam Bisa yang Mematikan
Panji menyebut, jika ular tersebut memiliki racun dalam bisanya yang sangat berbahaya. Bahkan, ular ini dikatakan mampu membunuh ular jenis lain termasuk king kobra melalui gigitannya.
"Jenis ular ini memiliki bisa yang bisanya enggak berpengaruh pada manusia. Justru bisa ular ini sendiri berbahaya untuk jenis ular lainnya. Bahkan ular welang atau king kobra sekalipun jika digigit oleh ular ini maka akan berakibat fatal bagi mereka," kata Panji. "Karena bisa jenis ulang ini didesain untuk bisa membunuh ular-ular jenis lainnya termasuk king kobra," tambahnya.
Advertisement
Tentang Ular Tambang
Ular tambang atau Ular tali picis adalah spesies ular pohon dari familia Colubridae. Ular ini tersebar luas mulai dari India hingga beberapa pulau di Nusantara. Nama umum ular ini dalam bahasa Inggris adalah Painted bronzeback, sesuai dengan nama spesifiknya pictus yang artinya "berhias" mengacu pada warna tubuhnya. Ular tambang sendiri memiliki panjang tubuh mencapai 1,4 meter. Melansir dari laman wikipedia, ular ini memiliki beberapa ciri fisik yang khas. Tubuh bagian atas berwarna kecokelatan, dengan warna perunggu pada puncak badannya.
Pada sisi badannya, terdapat satu atau dua garis tipis berwarna kehitaman, yang keduanya dipisahkan oleh garis tebal berwarna krem atau kekuningan.
Bagian bawah tubuhnya berwarna krem atau kuning pucat. Kepalanya berwarna sama dengan tubuh bagian atas, dengan corak berwarna hitam yang terdapat di depan dan belakang matanya.