Penyakit Periodontal, Ketahui Pengertian, Penyebab, dan Faktor Risikonya

Penyakit periodontal merupakan sebuah penyakit yang perlu untuk mendapatkan perhatian lebih. Penyakit ini juga disebut sebagai penyakit gusi.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Penyakit Periodontal, Ketahui Pengertian, Penyebab, dan Faktor Risikonya
ilustrasi radang gusi. ©2022 Merdeka.com/halodoc.dom

Penyakit periodontal merupakan sebuah penyakit yang perlu untuk mendapatkan perhatian lebih. Penyakit ini juga disebut sebagai penyakit periodontitis. Yaitu sebuah nama lain dari penyakit gusi. Penyakit ini terjadi karena berbagai macam hal, salah satunya adalah karena adanya plak yang menempel.

Radang gusi yang menjadi penyebab utama terjadinya penyakit ini merupakan respons tubuh terhadap bakteri yang terkumpul di gigi dan daerah sekitarnya. Meskipun penyakit ini perlu diwaspadai, namun masih banyak orang yang belum mengetahui perihal penyakit periodontal, terutama penyebab dan faktor risikonya.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini Merdeka.com merangkum informasi tentang penyakit periodontal, yang juga membahas tentang penyebab dan faktor risikonya yang perlu untuk Anda ketahui.

Pengertian Penyakit Periodontal

Melansir dari laman Hallosehat, penyakit periodontal adalah penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit gusi. Penyakit ini merupakan infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Maka dari itu, untuk lebih memudahkan dalam penyebutan, penyakit ini lebih dikenal sebagai penyakit gusi.

Penyakit ini disebabkan oleh plak yang merupakan lapisan licin dan lengket di permukaan gigi yang penuh dengan bakteri. Periodontal juga merupakan satu komplikasi dari radang gusi yang tidak segera diobati.

Jika kondisi radang gigi ini tidak segera diobati dalam jangka panjang maka jaringan di sekitar gusi dan gigi akan mengalami kerusakan. Hal ini yang kemudian menjadi penyebab tanggalnya sebuah gigi.

Dalam kasus yang lebih parah, penyakit periodontal bahkan bisa menyebabkan kemunculan abses atau kumpulan nanah di gigi. Penyakit periodontal merupakan penyakit yang menyebabkan kerusakan secara serius. Maka dari itu, penyakit ini perlu diwaspadai dan perlu untuk segera ditangani.

Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Periodontal

Melansir dari laman Hallosehat, bahwa penyebab utama dari penyakit periodontal adalah karena adanya plak yang menempel pada gigi. Plak terbentuk dari sisa-sisa makanan yang dimakan setiap hati. Pertumbuhannya akan semakin parah jika makanan yang dikonsumsi adalah makanan manis dan berkarbohidrat.

Semakin lama plak itu menempel, maka akan membentuk karang gigi. Karang gigi sulit untuk dibersihkan. Semakin panjang plak dan karang gigi yang tersisa pada gigi, maka semakin banyak pula kerusakan yang terjadi. Plak tersebut akan menyebabkan gingivitis. Gingivitis merupakan peradangan pada bagian gusi di sekitar pangkal gigi.

Peradangan kronis yang terus dibiarkan akan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, tubuh akan lebih sulit untuk melawan infeksi penyebab penyakit.

Faktor Risiko Penyakit Periodontal

 Dari penyebab utama di atas, ada hal lain yang juga perlu untuk diwaspadai, yaitu perihal faktor risiko dari penyakit periodontal. Berikut ini adalah faktor risiko penyakit periodontal yang perlu untuk diwaspadai:

1. Mulut dan Gigi yang Kotor

Faktor risiko pertama yang menyebabkan terjadinya penyakit gusi adalah karena kondisi mulut dan gigi yang kotor. Gigi yang kotor akan menimbulkan plak dan itu akan terus bertumbuh dari sisa makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

2. Radang Gusi

Faktor risiko kedua adalah karena adanya radang gusi. Jika Anda sudah mengalami radang gusi, maka ini bisa menjadi penyebab terjadinya penyakit periodontal atau penyakit gusi kronis. Radang gusi bisa terjadi jika kondisi gigi kotor dan tidak pernah dibersihkan setiap hari.

3. Faktor Keturunan

Faktor risiko ketiga adalah keturunan. Jika Anda mempunyai kakek, nenek, orang tua, atau saudara kandung yang mengalami kondisi ini, maka kemungkinan besar Anda juga akan mengidap penyakit ini juga. Maka dari itu, perlu dilakukan tindakan pencegahan.

4. Merokok

Faktor risiko selanjutnya adalah karena merokok. Merokok dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit gusi kronis. Orang yang merokok dua kali atau lebih dalam sehari akan lebih mudah mengalami penyakit gusi ini dibanding orang yang tidak merokok.

5. Kekurangan Vitamin A,B, dan C

Faktor risiko selanjutnya adalah karena kurangnya vitamin A,B, dan C. vitamin A berperan dalam menjaga keutuhan sel-sel dan membentuk jaringan gusi. Vitamin A juga bersifat antioksidan.

Vitamin B kompleks adalah vitamin yang membantu pertumbuhan sel dan sirkulasi darh ke seluruh tubuh, termasuk gusi. Vitamin C adalah vitamin yang berperan penting dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi penyakit.

6. Obat-obatan Tertentu

Faktor risiko selanjutnya adalah jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu. Obat-obatan untuk penyakit kanker, darah tinggi, pereda nyeri, depresi, dan alergi, diketahui memiliki efek negatif pada kesehatan mulut.

Maka dari itu, untuk meminimalisir hal ini, Anda perlu untuk berkonsultasi kepada dokter perihal obat-obatan yang dikonsumsi.

7. Perubahan Hormon

Faktor risiko selanjutnya adalah karena ada perubahan hormon. Perubahan hormon ini biasanya terjadi selama kehamilan, masa puber, menstruasi bulanan, dan menopause. Hal ini dapat mempengaruhi respons tubuh melawan racun yang dihasilkan oleh plak.

Perubahan hormon pada masa-masa itu juga bisa mempengaruhi sirkulasi darah ke jaringan di sekitar gusi dan membuat gusi menjadi lebih sensitif.

Rekomendasi