Timnas Sepak bola U-16 sukses menyabet kejuaraan pada ajang piala AFF. Tim asuhan pelatih Bima Sakti tersebut membawa pulang kejuaraan usai menundukkan Vietnam dengan skor 1-0.
Rupanya, ada didikan khusus yang diterapkan Bima Sakti guna memberi pelajaran soal kedisiplinan. Bagi para pelanggar aturannya bakal dikenai denda.
Lantas, didikan apa yang diterapkan Bima Sakti? Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Belum lama ini, pengguna media sosial riuh memberi apresiasi atas kemenangan Timnas Sepakbola U-16 yang berlaga di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta.
Melalui hal itu pula, muncul sejumlah video mengenai pelatihan para pemain sesaat sebelum bertanding. Salah satunya yakni soal didikan sang pelatih Bima Sakti guna membentuk kedisiplinan.
Hal itu pun diungkap oleh salah satu akun Instagram bernama @hasanjr11. Ungkapan Bima Sakti nampak diringkas dalam sebuah video singkat hingga viral di media sosial.
"Inilah rahasia kesuksesan sesungguhnya, benar terbukti!" demikian dikutip dari keterangan video.
Advertisement
Ternyata, Bima Sakti rupanya menerapkan didikan yang cukup keras bagi para pemain. Sebelum memberi didikan soal ilmu di bidang sepakbola, Bima Sakti telah lebih dulu mengajarkan soal akhlak.
Bahkan disebutnya, akhlak merupakan satu hal yang perlu diutamakan bagi para pemain sebelum mengerti seluk beluk di dunia sepakbola.
"Kita membentuk tim ini bukan hanya sekadar main bolanya saja, ilmunya. Tapi paling tidak bahwasanya akhlak itu lebih penting kemudian ilmu," ungkapnya.
Didikan Bima ke para pemain sontak dilakukannya dengan begitu luar biasa. Soal kedisiplinan, Bima mengajarkan kepada para pemain untuk selalu mengutamakan ibadah guna dikerjakan di awal waktu.
"Sebab itu kita di sini mengajarkan kepada pemain disiplin. Terutama disiplin masalah ibadah," ungkapnya.
Advertisement
Tak main-main, agaknya Bima tak memberi toleransi bagi para anak didiknya saat menunaikan ibadah. Ada denda dengan nominal rupiah yang harus siap ditanggung setiap pelanggarnya.
Bagi para pemain yang tidak menunaikan ibadah, mereka bakal dikenai denda Rp100 ribu. Sementara bagi para pemain yang terlambat melaksanakan salat berjamaah didenda Rp50 ribu. Terlebih bagi yang tak mengerjakan salat di masjid, dia bakal disanksi denda sejumlah Rp100 ribu.
"Gak salat aja denda Rp100 ribu, mas. Kemudian kalau masbuk itu Rp50 ribu. Kalau gak ke masjid sama sekali Rp100 ribu," terangnya.
Advertisement
Denda yang terkumpul diungkap Bima lantas disalurkan bagi para pihak yang membutuhkan. Bima lebih jauh menyebut, panti asuhan seringkali mendapat dana hasil pengumpulan denda tersebut.
"Jadi terkumpul berapa juta gitu kemudian kita mohon maaf sumbangkan ke panti asuhan," ceritanya.
Bima Sakti pun turut mengapresiasi atas kerja keras sekaligus kerjasama yang ditorehkan para pemain. Aturan yang diterapkannya demi menegakkan akhlak serta mental para pemain terbukti sukses mengantarkan Indonesia meraih kejuaraan.
"Terima kasih sekali lagi kepada para pemain semuanya," pungkasnya.
Advertisement
Seperti yang diketahui, Timnas Indonesia U-16 didapuk sebagai juara Piala AFF U-16 2022. Hal tersebut resmi diraih usai Indonesia berhasil membungkam Vietnam dengan skor tipis 1-0 pada babak final, Jumat (12/8) lalu.
Kedua tim terlibat pertarungan sengit sejak awal pertandingan. Baik Garuda Asia maupun The Golden Star, sama-sama tak memberi celah bagi lawan untuk mencetak gol.
Penggawa Indonesia baru menemukan ruang di sisi kiri pertahanan Vietnam pada masa injury time. Kafiatur Rizky melepaskan tendangan ke tiang jauh yang dikawal oleh Pham Dinh Hai sekaligus melesakkan gol semata wayang di laga tersebut.
Unggul satu angka, Garuda Asia berupaya meredam serangan Vietnam di babak kedua. Pasukan The Golden Star muda pun tak sanggup mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang dibunyikan. Alhasil, trofi Piala AFF U-16 2022 resmi menjadi milik Indonesia.
Advertisement
Ajaran luar biasa yang diberi Bima Sakti ke para pemain membuat publik sontak mengapresiasi. Ungkapan haru serta ucapan terima kasih mengalir pada sosok mantan pelatih kepala Timnas Indonesia itu.
"Salut untukk coach bima, dapat membentuk karakter anak-anak muda menjadi generasi yang berakhlakul karimah di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Respect," tulis akun @ideth7
"Mantap sekali, inilah contoh pemimpin yang sebenarnya memimpin. Gasss," tulis akun @irfan.syah02
"Masya Allah, hebat. Pertahankan coach," tulis akun @minawati200
"Ku kira hanya guru penjas, ternyata memang racikannya berkelas," tulis akun @ariq22maulanaa
Advertisement
Timnas Indonesia U-16 sukses menyabet juara. Tak terkira, ada didikan keras dari sang pelatih guna membentuk akhlak serta mental.
Hal itu tak lain dengan menerapkan denda bagi para pemain yang melanggar aturan soal salat berjamaah. Berikut video selengkapnya.