Mayjen Kunto Arief Wibowo dan Letjen Maruli Simanjutak satu angkatan saat menjalani pendidikan di Akademi Militer (Akmil). Keduanya sama-sama kelulusan Akmil tahun 1992.
Setelah lulus, keduanya langsung meniti karier di militer. Tak disangka, karier Kunto Arief dan Maruli melejit bak meteor. Berbagai jabatan strategis ditempatinya.
Di samping itu, sosok ayah Mayjen Kunto dan mertua Letjen Maruli sangat disegani di dunia militer. Ayah dan mertua keduanya sama-sama jenderal TNI dan berpengaruh pada masanya.
Berikut ulasannya dilansir dari berbagai sumber, Senin (11/4).
Advertisement
Karier Mayjen Kunto Arief
Selepas tamat Akmil tahun 1992 dari kecabangan Infanteri, Mayjen Kunto Arief mulai meniti karier di berbagai satuan Angkatan Darat (AD). Seiring berjalan waktu Kunto Arief mulai menunjukkan prestasinya.
Sehingga kariernya terus naik dan terbilang moncer.
Dia dipercaya memegang tongkat komando di berbagai jabatan. Di antaranya,
- Danton Yonif Linud 502/Ujwala Yudha
- Danyonif 412/Bharata Eka
- Kepala Seksi Operasi Korem 083/Baladhika Jaya
- Danyonif 500/Raider (2010)
- Kepala Staf Brigif 13/Galuh (2010-2012)
- Danbrigif 6/Trisakti Baladaya (2012-2013)
- Asops Kasdam IX/Udayana
- Danrem 044/Garuda Dempo (2018)
- Danpuslatpur Kodiklatad (2018-2019)
- Danrem 032/Wirabraja (2019-2020)
- Kasdam III/Siliwangi (2020-2021)
- Pangdivif 3 Kostrad (2021-2022).
Kini Kunto Arief menjadi Pangdam III Siliwangi merangkap Dankogartap II/Bandung.
Advertisement
Sosok Ayah Mayjen Kunto Arief Wibowo
Mayjen Kunto Arief Wibowo terlahir dari darah militer. Sang ayah ialah Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno.
Sosoknya dihormati dan disegani di militer. Dia jenderal yang memiliki pengaruh besar di TNI pada masanya. Sebab Jenderal Try Sutrisno pernah menjabat sebagai panglima ABRI pada tahun 1988-1993.
Tak hanya itu, ayah Kunto Arief ini pernah menjadi wakil presiden pada tahun 1993-1998. Sebagai orang yang berjasa di negeri ini, Jenderal Try Sutrisno sangat dihormati berbagai kalangan.
Advertisement
Letjen Maruli Simanjuntak
Letjen Maruli Simanjuntak lulusan Akmil tahun 1992. Dia satu angkatan dengan Mayjen Kunto Arief Wibowo.
Setelah lulus, Maruli langsung berkarier di militer. Dia berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus) serta Detasemen Tempur Cakra.
Dalam perjalanan kariernya, Maruli kemudian menikah dengan wanita bernama Paulina Panjaitan. Rupanya wanita yang dinikahinya anak seorang jenderal TNI yakni Luhut Binsar Panjaitan.
Karier Maruli bisa dibilang mulus. Sejak Januari 2022 lalu, dia ditunjuk sebagai Pangkostrad oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Sebelumnya, posisi-posisi strategis didudukinya seperti Komandan Detasemen Tempur Cakra tahun 2002, Perwira Bantuan Madya Operasi Kopassus tahun 2005-2008, Komandan Batalyon (Danyon) 21 Grup 2/Sandi Yudha tahun 2008-2009, Komandan Sekolah Komando Pusdikpassus tahun 2009-2010, dan Wakil Komandan Grup 1/Para Komando tahun 2010-2013.
Selanjutnya Komandan Grup 2/Sandi Yudha tahun 2013-2014, Asisten Operasi Danjen Kopassus tahun 2014, Komandan Grup A Paspampres tahun 2014-2016, Komandan Korem 074/Warastratama tahun 2016-2017, Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Wadanpaspampres) tahun 2017-2018, dan Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro tahun 2018.
Kemudian, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) tahun 2018-2020, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana tahun 2020-2022.
Advertisement
Sosok Mertua Letjen Maruli Simanjuntak
Mertua Letjen Simanjuntak ialah Jenderal TNI Luhut Binsar Panjaitan. Dia merupakan lulusan terbaik tahun 1970 peraih Adhi Makayasa. Luhut disegani di militer. Dia dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81.
Saat di militer, karier Luhut dihabiskan di Kopassus. Kini dia menjadi sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.