Kisah sedih seorang driver ojek online ini sukses mencuri perhatian publik. Dia banting tulang 24 jam kerja keras demi mengumpulkan uang. Siapa sangka, penghasilannya itu digunakan untuk biaya operasi sang putri.
Diketahui, putrinya mengalami kecelakaan hingga terbaring koma di rumah sakit. Mirisnya, saat itu sang putri tengah membeli makan malam untuk dirinya yang baru pulang bekerja. Lantas bagaimana kisah sedih driver ojol yang banting tulang 24 jam demi biaya operasi putrinya?
Melansir dari laman kitabisa.com, Kamis (20/1), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Kecelakaan Motor
Putri driver ojol bernama Arfira harus terbaring di rumah sakit. Gadis berusia 18 tahun ini mengalami kecelakaan motor saat membeli makan malam untuk sang ayah yang baru pulang bekerja.
Arfira berangkat naik motor dan diminta untuk membeli lauk makan malam. Namun, berjam-jam lamanya sang putri tak kunjung kembali pulang. Pak Wahyu justru mendapatkan kabar buruk jika putrinya dilarikan ke IGD rumah sakit.
Sang putri ditemukan terkapar tak sadarkan diri dan bersimbah darah oleh warga.
Advertisement
Pendarahan Hebat & Koma
Naas, akibat kecelakaan tersebut Arfira mengalami pendarahan hebat hingga muncul penggumpalan setebal 4 jari dalam kepalanya. Selain itu, tengkoraknya pun diketahui remuk.
Gadis ini pun terancam mengalami kerusakan otak dan bisa juga kehilangan nyawa. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkannya dari ancaman tersebut yitu dengan menjalani operasi.Biaya operasi sang putri tentu tidak lah murah. Demi bisa membiayai operasi sang putri, ayah yang berprofesi sebagai driver ojol ini kerja keras banting tulang.
Advertisement
Banting Tulang 24 Jam
Akan tetapi sejak pandemi ini, akun ojek online nya sepi orderan. Bahkan, penghasilannya tidak pernah lebih dari Rp15 ribu per hari. Meskipun dia mencari orderan selama 24 jam hingga kerap tidur di jalan.
Pak Wahyu juga tidak memiliki barang berharga lainnya. Hanya tersisa motor yang digunakannya untuk menyambung hidup. Terlebih Arfira memiliki tiga orang adik yang masih kecil. Tidak mungkin dirinya untuk menjual satu-satunya barang berharga tersebut.Meksi begitu, Pak Wahyu tak patah semangat. Walaupun ribuan kilometer ditempuhnya, dia tetap banting tulang mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Sebab, Pak Wahyu harus bisa mendapatkan uang puluhan juta untuk biaya operasi Arfira.
Advertisement
Baru Lulus SMA
Arfira dikenal sebagai gadis cantik salihah dan berbakti kepada orang tuanya. Gadis cantik ini juga baru saja lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dia juga terpaksa putus sekolah serta menunda kuliahnya.Hal itu karena keluarganya mengalami kesulitan ekonomi sehingga tak mempunyai biaya. Arfira lantas berusaha mencari pekerjaan sembari membantu sang ibu mengurus rumah.