Viral Pria Dewasa Ikat Bocah Lalu Diarak, Ini Fakta Kejadiannya

Anak laki-laki itu menerima hukuman dengan diikat leher dan tangannya, serta diarak di tempat umum. Lantaran ia tertangkap mencuri uang sebesar Rp1,5 juta di masjid Baiturrahman Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada Senin (24/5).

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Viral Pria Dewasa Ikat Bocah Lalu Diarak, Ini Fakta Kejadiannya
Bocah Diikat Leher dan Tangan Usai Ketahuan Mencuri Rp1,5 Juta. Instagram @memomedsos ©2021 Merdeka.com

Viral seorang bocah berusia 13 tahun dijerat tali oleh pria dewasa. Anak laki-laki itu menerima hukuman diikat leher dan tangannya serta diarak di tempat umum.

Ia tertangkap mencuri uang Rp1,5 juta di Masjid Baiturrahman Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada Senin (24/5).

Kepala Polsekta Tanah Jambo Aye, Komisaris Ahmad Yani menyebutkan pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Berikut informasi ulasannya.

Viral Anak Diikat Leher dan Tangan

Melansir dari laman Instagram akun @memomedsos yang mengunggah video anak laki-laki diikat oleh pria dewasa.

"Nanti akan dilakukan penyelidikan, kami tindaklanjuti dan memanggil orang yang melakukan hal itu," kata Kompol Ahmad dalam keterangan tertulis, Rabu (26/5). ⁣

Pelaku Dijemput Kepolisian

Hukuman itu diduga untuk membuat si bocah jera atas tindakannya.  Hal itu diharapkan membuat anak laki-laki tak mengulanginya lagi.

Polisi juga menjemput pria dewasa itu untuk dimintai keterangannya.

"Kemudian personel menjemput pelaku dan membawanya ke markas Polsek Tanah Jambo Aye," ujarnya.

Sudah Didamaikan secara Kekeluargaan

Kasus diselesaikan secara kekeluargaan. Uang yang dicuri akan dikembalikan dengan nominal yang sama.

"Kasus pencurian dan lainnya sudah maaf-maafan. Pengurus masjid dan pihak keluarga dari anak sepakat berdamai dan bersedia mengganti uang yang diambil senilai Rp1,5 juta," papar Kompol Ahmad.

Klarifikasi Pelaku Pengikat Bocah

Pelaku pengikat leher dan tangan bocah 13 tahun dalam video sudah menyampaikan permohonan maafnya.

"Saya Bahtiar selaku kaur kepala pemerintahan di Kampung Ceumpeudak, sehubungan dengan kejadian pencurian kotak amal di Masjid Baiturrahman, saya ada melilit tali di leher itu hanya sekedar syok terapi terhadap anak tersebut. Saya meminta maaf apabila ada yang merasa keberatan," papar Bahtiar.

Ramai Komentar Netizen

Banyak netizen beraksi dengan kejadian tersebut. Mereka pun memberikan komentar beragam.

"Satu sisi emang yang jerat enggak bisa dianggap remeh. Tapi bocil itu aduh parah, Jangan anggap "namanya juga anak kecil". Justru pndidikan harus dimulai dari kecil. Jangan pas gede malah kebiasaan dari kecil suka maleeng," tulis @muhammadihsanansory_.

"Melilitnya juga enggak kenceng... Cuma buat efek jera koq," tulis @akbar_catur_hermawan.

"Iya dia salah tapi leher nya Jangan digituin juga..kan tangannya udah di ikat pula," tulis @nadhira3196.

Video

Berikut video klarifikasinya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by ACEHKINI (@acehkini)

Baca Juga Komplotan WNA Curi Jam Tangan Mewah di Salah Satu Mal di Bali
Halaman Berikutnya Trik Menanam Cabai di Botol Plastik 1,5 Liter agar Tumbuh Rimbun dan Cepat Berbuah
Rekomendasi