Cerita Vicky Prasetyo Saat di Penjara, Diberi Sarung Buat Salat oleh Teman Beda Agama

Vicky Prasetyo mengaku bahwa hukuman penjara kali ini memberikannya sebuah pengalaman yang cukup unik.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Cerita Vicky Prasetyo Saat di Penjara, Diberi Sarung Buat Salat oleh Teman Beda Agama
Vicky Prasetyo. ©2020 Merdeka.com/Instagram Vicky Prasetyo

Selebritis sekaligus mantan suami Angel Lelga, Vicky Prasetyo kini telah menghirup udara bebas sejak beberapa hari yang lalu. Pria berusia 36 tahun tersebut harus rela mendekam di dalam penjara lantaran kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Angel Lelga.

Memang, hukuman tersebut bukanlah hal pertama kali yang ia jalani. Ayah dari empat anak tersebut sempat beberapa kali keluar masuk penjara lantaran berbagai kasus yang ia hadapi.

Meski demikian, ia pun mengaku bahwa hukuman penjara kali ini memberikannya sebuah pengalaman yang cukup unik. Hal ini lantaran adanya kerukunan umat beragama yang ia rasakan saat berada di dalam jeruji besi bersama para tahanan lainnya.

Saking rukunnya, ia pun sempat diberikan sebuah sarung dan dipersilakan untuk beribadah oleh seorang teman yang berbeda agama. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Hari Pertama Tak Bisa Tidur

Dirangkum dari kanal YouTube Melaney Ricardo, pria yang dikenal dengan gaya bicaranya yang nyentrik tersebut mengaku bahwa ia tak dapat tidur saat berada di dalam penjara. Ia merasakan cukup berat untuk menjalani hukuman di awal waktu usai resmi menyandang status sebagai seorang tahanan.

"Setelah masuk, bisa tidur enggak?," tanya Melaney.

"Hari pertama enggak," jawabnya.

Diberi Sarung Oleh Seorang Nasrani

Tak selang lama usai masuk ke dalam penjara, Vicky mengaku bahwa ia harus menjalani beberapa hal tertentu untuk membuat dirinya tenang. Salah satunya yakni dengan beribadah. Namun, saat itu ia hanya mengenakan celana pendek sehingga salah satu kawan seperjuangan di dalam sel pun memberinya sebuah sarung untuk dirinya.

"Berapa lama? Walaupun sebenarnya lu bukan baru pertama dong masuk kan. Tapi kan maksudnya lu terbiasa hidup enak sebagai seorang public figure. Begitu masuk, berapa lama lu bisa menyesuaikan diri lagi di sana?," tanya Melaney kembali.

"Tiga hari lah ya. Karena awal-awal begitu masuk magrib sampai sana, kita melihat sudah masuk, langsung ambil wudhu, pakai celana pendek, kita mau salat yang ngasih sarung itu temen. Masih ingat namanya itu macan itu ngasih sarung, dia orang kristiani setelah gue tahu belakangan,”

Vicky Takjub Melihat Perbedaan yang Harmonis

Vikcy pun merasa takjub dengan aksi yang dilakukan oleh seorang kawannya tersebut. Rupanya, seorang pria yang memberinya sebuah sarung tersebut bukanlah seorang muslim, melainkan seorang nasrani. Dari sana, Vicky belajar banyak hal mengenai toleransi beragama.

"Jadi toleransi di sana itu baik sekali. Istilahnya maaf ini ya, ini orang kristiani tapi satu muslim mau salat, dia mau geser. Kita saja di dalam bagus gitu, perpaduan antar beda keyakinan tapi di dalam sebuah kerukunan. Akhirnya pertama yang kasih saya sarung itu ya orang kristiani itu," paparnya.

Mendapat Banyak Dukungan

Selain itu, Vicky pun lantas juga mendapatkan banyak dukungan moral dari sesama tahanan. Tak mau kalah dengan para tahanan yang memberinya semangat penuh, Vicky lantas menunjukkan ketegarannya pada semua orang kala itu.

"Nenangin diri sedikit demi sedikit baru yang pada begini semua, seperti ‘hey, semangat’ sudah gitu saja. Dan gue di situ enggak yang mau menunjukkan sikap down gitu," jelasnya.

Rekomendasi