Siapa yang tidak mengenal Mongol. Salah satu komika yang cukup sukses di dunia hiburan Tanah Air. Meski berprofesi sebagai komedian, Mongol ternyata juga pernah pusing alias tak melulu happy. Dia mengaku stres pernah diundang Presiden Jokowi makan siang di Istana. Hal itu terjadi beberapa bulan yang lalu.
Tidak ingin merasakan kebahagiaan sendiri, Mongol kemudian menceritakan pengalamannya pada publik. Mulai dari sebelum acara hingga saat acara makan siang berlangsung.
Seperti apa pengalaman yang dialami Mongol saat makan siang di Istana? Simak ulasan informasi yang dilansir dari akun YouTube New Inspiration berikut ini.
Advertisement
Capaian Paling Tinggi dalam Karier
Melansir dari akun YouTube New Inspiration yang bertajuk 'Kocak Pengalaman Mongol Stres Diundang Presiden Jokowi Makan Siang Di Istana. Heboh' Mongol mengatakan capaian paling tinggi dalam kariernya yakni diundang ke Istana Negara. Terlebih kala itu Mongol berkesempatan bisa makan siang bersama Presiden Jokowi.
"Pengalaman saya yang paling indah dari capaian semua karier saya di dunia stand up adalah di saat saya diundang ke Istana Negara, makan siang bersama presiden," ungkap Mongol saat mengisi dalam sebuah acara.
Advertisement
Pertama Kali Makan di Istana Negara
Mongol juga mengaku ini pengalaman pertama dirinya makan di Istana Kenegaraan. Padahal, Mongol sudah pernah tampil di depan Presiden Indonesia, Panglima TNI, hingga kepala staff. "Saya pernah tampil di depan presiden, panglima TNI, kepala staff semua saya sudah pernah, tetapi belum pernah makan di istana," paparnya.
Advertisement
Sempat Dikira Penipu
Ada yang menarik saat pertama kali Mongol ditelepon untuk menghadiri jamuan makan siang di Istana. Komika Indonesia ini justru mengira telepon tersebut hanya tipuan belaka. Lantaran, sudah banyak sekali kasus penipuan yang menggunakan media sambungan telepon seluler.
"Pas ditelepon 'Mongol, nanti jam 10 siang diusahakan sudah tiba di Istana'. Gua langsung marah-marah 'Lu mau nipu gua lagi, lu mau nipu'. Kan kita kadang-kadang ditelepon katanya memenangkan undian tahu-tahu PA. Lah ini ditelepon ke Istana, saya kurang yakin," sambungnya.
Advertisement
Teman Lainnya Turut Diundang
Sempat merasa ragu, Mongol akhirnya yakin dengan undangan makan siang di Istana Presiden tersebut. Sebab, teman sesama profesi juga menelepon Mongol terkait undangan jamuan makan siang tersebut."Tahu-tahu dari teman-teman stand up telepon 'Ngol, nanti jangan lupa ya pakai batik, kita sama-sama ketemu di Istana, di Sekretariat'. Oh berarti benar," paparnya menjelaskan.
Advertisement
Rela Tidak Sarapan
Menariknya lagi, Mongol saat itu rela tidak sarapan atau makan pagi. Tentu saja alasannya yaitu Mongol akan makan siang di Istana Negara.
"Saya rela enggak sarapan. Karena mau makan di Istana. Nggak sarapan pagi, di kompleks ibu-ibu sudah jualan gemblong, gua cuekin. Mau makan di Istana cuy," ungkap Mongol.
Advertisement
Presiden Kenal Mongol
Ada yang menarik saat Mongol bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana. Siapa sangka, Presiden Indonesia ini mengenal komika Mongol.
"Selamat siang pak, Bapak kenal Mongol?" sapa Mongol saat bertemu presiden."Gimana Mongol kabarnya?," tanya Presiden Jokowi saat itu."'Aduh baik pak'. Itu teman-teman 'Pak Jokowi kenal Mongol'. Ih senang banget," jelas Mongol.
Advertisement
Masalah saat Makan Bersama
Saat makan bersama inilah mulai timbul masalah bagi Mongol. Siapa sangka, Presiden Jokowi hanya mengambil setengah centong nasi. Tidak mungkin, Mongol dan jajaran tamu undangan mengambil nasi lebih banyak dari presiden. Padahal, seperti diketahui saat itu Mongol sengaja tidak sarapan di rumah terlebih dahulu."Beliau ambil nasi cuma setengah centong. Ini ya Allah gua langsung stres. Ini belum sarapan, nasi setengah centong, gimana mau nyarap (sarapan) gitu," ceritanya mengenang masa itu.
Advertisement
Takut dengan Paspampres
Mengetahui kegelisahan Mongol, teman sesama komikanya langsung bertanya padanya. Mengetahui permasalahan terletak pada nasi, temannya lantas menyarankan Mongol mengambil dua sendok nasi.
"Gua langsung (melihat), ya Allah paspampres. Gua langsung rasa-rasa mau roboh. Ya Allah, dia (paspampres) pegang senjata AK47, enggak usah ditembak, ditabok aja langsung meninggal itu," sambungnya.
Advertisement
Semua yang Diambil Presiden, Tamu juga Mengambilnya
Kemudian timbul masalah baru lagi bagi Mongol. Rupanya, semua yang diambil oleh Presiden Jokowi akan diambil juga oleh jajaran tamu dan staff istana lainnya."Permasalahannya timbul saat Bapak mengambil makanan. Apa yang dia ambil, semua yang di belakangnya ikut yang sama. Bapak ambil nasi setengah centong, kita setengah centong. Bapak ambil sup, kita ambil sup. Bapak ambil bakwan, kita ambil bakwan. Duduk bersama lihat-lihatan dari ujung ke ujung semuanya sama makanannya," ungkapnya.
Advertisement
Saat Makan juga Bermasalah
Belum berhenti di situ, saat makan berlangsung pun timbul masalah lainnya bagi Mongol. Komika Indonesia ini menceritakan jika dirinya tidak mengerti tata krama makan. Bahkan, dirinya tidak menganut aturan mengunyah makanan hingga 32 kali.
"Saya orang Sangir pak, ujung Sulawesi Utara, nggak pernah diajarkan etika mengunyah. Kita nggak mungkin mengunyah 32 kali. Ya gua mengunyah 7 kali langsung telan. Pas mau makan lagi, disenggol 'Bapak belum ambil'. Bapak belum makan lagi, Bapak lagi mengunyah. Terpaksa ikut-ikutan mengunyah biarpun sudah kosong," jelasnya sembari tertawa.