Penyakit asam lambung tentu kerap didengar oleh masyarakat. Seseorang yang menderita asam lambung pada umumnya akan merasakan sakit perut atau ulu hati hingga terasa terbakar (mulas).
Dilansir dari Alodokter, penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) yaitu munculnya rasa terbakar di dada akibat dari asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala asam lambung biasanya muncul minimal 2 kali dalam seminggu.
Dirangkum dari Halodoc dan berbagai sumber, berikut penyebab asam lambung naik yang patut diperhatikan.
Advertisement
Usia
Usia menjadi salah satu faktor penyebab asam lambung naik. Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya usia, semakin tinggi pula risiko naiknya asam lambung.
Hal ini dikarenakan tubuh tak dapat lagi memproduksi kadar asam dengan seimbang. Oleh sebab itu, perhatikan pola makan dan faktor-faktor penyebab asam lambung naik untuk mengantisipasinya.
Advertisement
Merokok
Merokok dapat menjadi salah satu faktor naiknya asam lambung. Hal ini dikarenakan, merokok dapat mengganggu fungsi LES. Tak hanya itu, merokok dapat meningkatkan sekresi asam dan mengurangi produksi air ludah yang dapat menetralkan efek asam di mulut.Oleh sebab itu, sebaiknya para perokok aktif mengurangi atau berhenti merokok. Hal ini bertujuan untuk mencegah asam lambung naik.
Advertisement
Stres
Dilansir dari Halodoc, beberapa ahli mengatakan jika stres menjadi salah satu faktor naiknya asam lambung. Hal ini dikarenakan stres akan merangsang area tertentu pada otak sehingga dapat meningkatkan sensitifitas terhadap nyeri termasuk ulu hati.Hal tersebut yang menyebabkan seseorang yang mengalami stres akan lebih sensitif terhadap nyeri meski asam lambung tak begitu meningkat. Selain itu, keadaan stres mampu menurunkan hormon prostaglandin. Padahal, hormon tersebut memiliki peran yang penting yaitu untuk melindungi lapisan lambung dari asam lambung.
Advertisement
Alkohol, Kafein dan Minuman Berkarbonasi
Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, kafein dan minuman berkarbonasi dapat memicu naiknya asam lambung. Mengurangi konsumsi minuman-minuman tersebut dapat mencegah naiknya asam lambung.Mengonsumsi minuman beralkohol dapat menimbulkan iritasi sehingga mengikis lambung sedikit demi sedikit. Akibatnya, sistem pencernaan pun akan lebih rentan terhadap efek samping dari peningkatan produksi asam lambung.
Advertisement
Hernia Hiatus
Dilansir dari Doktersehat, hernia hiatus merupakan kondisi ketika bagian atas perut dan LES bergerak di atas diafragma (otot yang memisahkan perut dari dada). Biasanya diafragma akan membantu menjaga asam dalam perut.Tetapi apabila ada hernia hiatus, maka asam dapat naik ke kerongkongan. Hal tersebut dapat menyebabkan gejala asam lambung naik.
Advertisement
Makanan Pedas, Berlemak dan Berminyak
Makanan pedas, berlemak dan berminyak merupakan makanan pemicu naiknya asam lambung. Hal ini dikarenakan makanan pedas, berlemak dan berminyak mengandung banyak cabai, minyak dan lemak yang dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Cobalah untuk mengurangi atau menghindari makanan-makanan pemicu naiknya produksi asam lambung. Hal ini bertujuan agar produksi asam lambung tak naik.
Advertisement
Defesiensi Magnesium
Dilansir dari Halodoc, rendahnya kadar magnesium dapat membuat LES tak berfungsi normal. LES merupakan otot yang mencegah aliran balik makanan dan asam perut ke dalam esofagus.Rendahnya kadar magnesium dapat mengganggu kerja LES. Tak hanya itu, kekurangan vitamin dan mineral pun juga dapat mengganggu keseimbangan asam lambung.
Advertisement
Gejala Asam Lambung
Dilansir dari Alodokter, berikut gejala asam lambung yang harus diperhatikan.
1. Mual dan muntah2. Merasa ada yang mengganjal saat menelan3. Suara menjadi serak dan sering bersendawa4. Batuk kronis tanpa dahak, terutama saat malam hari5. Bau mulut6. Munculnya sakit tenggorokan yang tak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
Advertisement
Cara Mencegah Asam Lambung Naik
Dilansir dari Halodoc dan Hellosehat, berikut cara mencegah asam lambung naik.1. Makan lebih teratur2. Hindari makanan asam, pedas dan berlemak3. Batasi asupan cokelat4. Kurangi minum minuman berkarbonasi5. Perhatikan porsi makan6. Mengunyah makanan dengan benar7. Hindari minum air terlalu banyak ketika makan.