Penyebab Lisa Loring Pemeran Wednesday di The Addams Meninggal, Komplikasi Stroke
Merdeka.com - Lisa Loring pemeran Wednesday Addams muda dalam serial The Addams Family, meninggal dunia pada Sabtu 28 Januari 2023 lalu. Loring meninggal di usia 64 tahun karena komplikasi stroke yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.
Stroke sendiri terjadi pada saat ada sesuatu yang menghalangi suplai darah ke bagian otak ketika pembuluh darah pecah.
Simak ulasan selengkapnya dilansir dari berbagai sumber, (31/1/2023):
Lisa Loring Meninggal Dunia
Kepergian Lisa Loring untuk selama-lamannya meninggalkan duka mendalam dan ramai jadi perbincangan. Loring menghembuskan napas terakhirnya di Provindence St. Joseph Medical Center, di Burbank, Amerika Serikat pada Sabtu, (28/1/2023).
Mengutip The Guardian, Selasa (31/1/2023), Lisa Loring meninggal akibat komplikasi stroke yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Selama tiga hari, dia sempat menggunakan alat bantu hidup di rumah sakit sebelum akhirnya pihak keluarga memutuskanuntuk melepaskannya.
Sosok Lisa Loring
Sosok Lisa Loring dulu pernah sangat populer. Ketika membintangi adaptasi pertama kartun Charles Addams pada tahun 1964 hingga 1966 dia masih berusia sekitar lima tahun. Penampilannya sebagai putri Addams yang mengerikan, dengan riasan gotik dan kuncir klasiknya begitu terkenal lewat film dan TV dan sangat memengaruhi penggambaran karakter.

©2023 Merdeka.com
Serial adaptasi Netflix yang dibintangi Jenna Ortega baru-baru ini juga ramai jadi perbincangan. alah satu gerakan tarian dalam film yang terinspirasi oleh gerakan bersudut Loring dari serial aslinya. Setelah keluar dari perannya sebagai Wednesday Addams, Loring mengambil peran lain dalam sitkom The Pruitts of Southampton dan drama mata-mata The Girl from U.N.C.L.E.. Dia juga muncul dalam sejumlah film di akhir 1980-an, termasuk Blood Frenzy, Iced, dan Savage Harbor.
Penyebab Meninggal Dunia
Seperti disebutkan di atas, jika Loring menghembuskan napas terakhirnya karena komplikasi stroke yang dideritanya. Mengutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention AS (CDC), stroke terjadi saat ada sesuatu yang menghalangi suplai darah ke bagian otak atau ketika pembuluh darah di otak pecah.Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan harus ditangani segera lantaran bisa membahayakan. Adapun gejala stroke bisa meliputi beberapa hal, seperti:1. Dilihat dari wajahSeseorang yang mengalami stroke, di bagian wajahnya mungkin saja tampak jatuh di satu sisi. Bisa jadi tidak dapat tersenyum, atau mulut dan matanya yang tampak terkulai. 2. LenganOrang yang diduga terkena stroke mungkin tidak dapat mengangkat kedua lengan dan menahannya. Hal ini karena stroke sudah menyebabkan kelemahan atau mati rasa pada salah satu lengan.3. Cara BicaraPenderita stroke ucapannya biasanya terdengar tidak jelas atau kacau, atau orang tersebut mungkin tidak dapat berbicara sama sekali meskipun tampak terjaga. Selain itu, ada tanda-tanda stroke lain pada pria maupun wanita yang mungkin dialami, di antaranya:
- Mati rasa yang terjadi secara tiba-tiba atau kelemahan di wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh
- Kebingungan, kesulitan berbicara, atau kesulitan memahami pembicaraan
- Kesulitan melihat di satu atau kedua mata secara tiba-tiba
- Kesulitan berjalan
- Kehilangan keseimbangan atau kurang koordinasi
- Pusing dan sakit kepala parah yang tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya