Penyebab Kutil di Leher yang Dapat Menular, Ketahui Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Penyebab kutil di leher akibat adanya infeksi virus HPV (virus human papillomavirus). Virus penyebab kutil di leher ini pun dapat menyerang siapa saja. Akan tetapi, risiko munculnya kutil di leher lebih tinggi dialami oleh orang yang mempunyai daya tahan tubuh lemah. Misalnya seperti anak-anak ataupun lansia.
Pada umumnya, kutil di leher tidak berbahaya. Bahkan, kutil tersebut bisa hilang dengan sendirinya. Namun, kutil di kulit ini dapat menular dan semakin besar. Sehingga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada siapa pun yang menderitanya.
Kondisi medis tertentu ternyata juga bisa menjadi penyebab kutil di leher. Seperti misalnya seseorang yang menjalani transplantasi organ atau penderita HIV/AIDS. Mereka akan rentan mengalami penyakit kutil. Setelah mengetahui penyebab kutil di leher, ada baiknya juga untuk mengenal dan memahami cara mengatasinya.
Melansir dari berbagai sumber, Rabu (16/11), berikut penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kutil di leher yang dapat menular dan cara mengatasinya.
Cara Penularan & Penyebab Kutil di Leher
Melansir dari Alodokter, pada umumnya kutil di leher berwarna kelabu, berbentuk bulat dan bertekstur kasar. Kutil ini juga tampak menyerupai daging tumbuh seukuran jerawat atau seperti lipatan kulit. Penyebab kutil di leher adalah virus HPV dari bagian tubuh lain atau orang lain menyebar ke kulit.
Misalnya saat kalian menyentuh kutil kemudian menggaruk leher. Bukan hanya itu, penyebaran virus HPV juga dapat melalui penggunaan peralatan pribadi misalnya handuk secara bergantian dengan seseorang yang memiliki kutil.
Karenanya, sangat penting untuk tidak menggaruk maupun menyentuh kutil yang tumbuh. Apabila tanpa sengaja tersentuh, disarankan untuk segera mencuci tangan hingga bersih. Ada baiknya juga menghindari penggunaan berbagai peralatan mandi pribadi secara bersama-sama. Tujuannya adalah agar penyebaran atau penularan kutil bisa dicegah.
Cara Mengatasi Kutil di Leher Secara Medis
1. Obat-obatan MedisCara mengatasi kutil di leher yang pertama adalah dengan penggunaan obat-obatan medis. Kutil di leher hisa diatasi dengan beberapa jenis obat kutil. Di antaranya asam salisilat atau asam glikolat. Obat kutil tersebut dapat membantu pengelupasan kulit. Dengan begitu, kutil di kulit pun bisa terkelupas dengan sendirinya. 2. KrioterapiCara mengatasi kutil di leher yang kedua adalah dengan melakukan prosedur medis krioterapi. Ini adalah prosedur medis yang paling umum digunakan dalam mengatasi kutil. Krioterapi atau bisa disebut dengan bedah beku merupakan prosedur medis yang melibatkan penggunaan cairan nitrogen di mana bertujuan untuk membekukan kutil dan kemudian menghancurkannya.
3. Bedah Listrik dan Kuretase
Cara mengatasi kutil di leher yang ketiga yaitu dengan melakukan prosedur medis bedah listrik dan kuretase. Ini merupakan prosedur medis yang sering kali dilakukan secara bersamaan untuk mengatasi kutil di leher. Bedah listrik sendiri merupakan proses pengeringan kutil. Sementara itu, kuretase adalah proses pengangkatan kutil yang sudah kering. 4. Terapi LaserCara mengatasi kutil di leher selanjutnya adalah dengan menjalani terapi laser. Terapi ini digunakan atau dijalankan jika kutil di leher tidak bisa diatasi dengan berbagai cara sebelumnya. Pada umumnya, dokter akan memberikan bius lokal sebelum melakukan terapi laser. Hal ini bertujuan agar pasien tidak merasa sakit saat menjalani terapi laser.
Cara Mengatasi Kutil di Leher Secara Alami
Melansir dari halodoc, berikut cara mengatasi kutil di leher menggunakan bahan-bahan alami:1. Cuka Sari ApelCara mengatasi atau mengobati kutil di leher yang pertama adalah dengan menggunakan cuka sari apel. Siapa sangka, asam ringan pada cuka sari apel dapat membantu membakar kulit ketika terserang virus. Kalian bisa membuat campuran dua cuka sari apel dengan air. Kemudian rendam sebentar bola kapas ke dalam campuran cuka sari apel tersebut. Setelahnya, oleskan perlahan ke kutil secara merata. Lakukan cara tersebut secara berulang setiap malam hingga kutil menghilang. 2. Jus LemonSelain cuka sari apel, kalian juga bisa menggunakan bahan alami lainnya yaitu jus lemon. Perlu diingat, sebelum menggunakannya diharuskan untuk selalu mengencerkan jus lemon. Metode ini serupa dengan cuka sari apel.Asam sitrat pada jus lemon ini juga sama efektifnya dengan krim topikal tretinoin pada pengangkatan kutil. Selain itu juga akan menghasilkan efek samping lebih sedikit.
3. Ekstrak Bawang Putih
Cara mengatasi atau mengobati kutil di leher berikutnya adalah dengan menggunakan ekstrak bawang putih. Tahukah kalian, bawang putih mengandung sifat antivirus di dalamnya. Hal itu berkat adanya senyawa allium sativum yang ada pada bawang putih. Langkah pertama yang dilakukan adalah menghancurkan bawang putih secukupnya. Kemudian letakkan bawang putih tersebut langsung di kutil dan tutupi. Lakukan cara ini secara berkala setiap malam hingga kutil hilang. 4. Oklusi dengan SelotipBerbeda dengan sebelum-sebelumnya, cara ini mungkin tidak konvensional. Meski begitu, selotip atau lakban mampu secara efektif menghilangkan kutil. Hal ini dapat bekerja dengan menghapus kutil lais demi lapis selama beberapa minggu. Caranya adalah dengan meletakkan selembar selotip kecil pada kutil. Kemudian biarkan selama tiga hingga enam hari. Setelahnya, lepaskan selotip dan gosok kutil dengan batu apung atau kikir kuku secara lembut. Biarkan terkena udara selama sekitar 12 jam. Pasang kembali lakban dan ulangi cara ini hingga kutil benar-benar hilang sepenuhnya.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya