Penyakit Pada Tumbuhan yang Perlu Diketahui, Beserta Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Penyakit pada tumbuhan bisa membuat pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman menjadi tidak maksimal. Penyakit pada tumbuhan adalah gangguan yang disebabkan oleh mikroorganisme berupa virus, bakteri, fungi (jamur), protozoa (hewan bersel satu), dan cacing nematoda. Sama seperti hama, mikroorganisme juga menyerang berbagai organ tumbuhan, baik bagian akar, batang, daun, dan buah.
Mikroorganisme yang hidup pada organ tumbuhan akan meracuni, dan akan menghambat pertumbuhannya. Penyebaran penyakit pada tumbuhan bisa lewat angin, air, dan serangga. Serangga dapat menular virus, bakteri, jamur, dan protozoa yang berasal dari satu tumbuhan tertentu.
Akan tetapi, penyakit yang menyerang tumbuhan tidak hanya diserang oleh mikroorganisme saja, melainkan juga dikarenakan kekurangan unsur hara atau unsur tanah, serta faktor lingkungan lainnya. Jadi, terdapat banyak faktor yang menyebabkan penyakit tanaman.
Penyakit tanaman perlu diketahui agar bisa diatasi. Untuk itu, berikut Merdeka.com merangkum macam penyakit pada tumbuhan dari berbagai sumber:
Penyakit Tanaman
1. Penyakit Tungro
Penyakit tungro merupakan jenis penyakit tanaman yang paling sering terjadi, terutama pada tanaman padi. Penyakit Tungro disebabkan oleh dua jenis virus yaitu, Rice Tungro Bacilliform Virus dan Rice Tungro Spherical Virus. Kedua jenis virus ini bisa menginfeksi tanaman secara bersamaan karena tidak memiliki kekerabatan serologi. Virus tungro juga bisa ditularkan oleh wereng.
Penyakit ini menyebabkan produksi padi nasional kehilangan hasil yang cukup tinggi. Anda bisa melihat tanaman yang terkena penyakit tungro dengan melihat beberapa gejala seperti muncul seminggu sesudah inokulasi, adanya diskolorasi berwarna kuning, dan adanya klorisi pada daun. Bila Anda menemukan hal-hal tersebut pada padi, maka akan mempengaruhi hasil panen.
2. Penyakit Mosaik
Penyakit mosaik merupakan penyakit yang sering menyerang tanaman tembakau. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama Tobacco Mosaic Virus atau sering disingkat sebagai TMV. Adapun gejala tanaman yang terserang penyakit ini adalah pada daunnya terdapat bercak hijau muda atau kuning yang tersebar, apabila semainya terinfeksi maka tidak lama kemudian semai tersebut akan mati, ukuran buahnya menjadi kecil, pada batangnya terdapat garis hitam yang menandakan bahwa terdapat jaringan yang mati.
Selain kedua penyakit tersebut, ada beberapa penyakit tanaman yang juga cukup sering ditemui, yaitu Penyakit Embun Tepung, Penyakit Layu Cabai, Penyakit Hawar Daun Kentang, Penyakit Daun Berlubang, Penyakit Semai Roboh, Penyakit VSD (Vascular Streak Diaback) hingga Penyakit Bubuk Coklat.
3. Jamur
Jamur juga bisa mnejadi sumber penyakit pada tanaman, karena bisa menyerang hampir seluruh bagian tumbuhan, seperti akar, batang, daun dan buah. Pembusukan pada leher akar tanaman yang baru tumbuh (sedang berkecambah). Akibatnya leher akar mengecil sehingga tidak mampu menopang batang tanaman. Batang menjadi busuk dan kering sehingga keadaan tanaman akan rebah.Selain jamur, tanaman yang terserang bakteri menyebabkan organ tumbuhannya membusuk seperti bagian daun, batang, akar sambil mengeluarkan lender dan bau menusuk.Penyakit Tumbuhan Karena HamaSelain karena panyakit, tanaman juga bisa terganggu pertumbuhannya dengan optimal dikarenaka serangan hama. Hama adalah hewan yang biasanya menyerang atau menggangu tanaman, berikut macam-macam hama: TikusSalah satu hama yang paling banyak merugikan petani adalah tikus. Hal ini disebabkan karena tikus memiliki mobilitas yang tinggi serta daya adaptasi dan perkembangbiakan yang juga sangat tinggi. Tikus biasanya menyerang tanaman padi, dan sering bergerak pada malam hari. Biasanya target utama tikus dalam menyerang padi adalah biji dan batangnya. Dengan giginya yang tajam, tikus dapat memakan biji-bijian padi. Biasanya tikus membuat lubang didekat sawah dan bersembunyi diantara semak-semak.Anda bisa mengendalikan hama satu ini dengan beberapa cara, yaitu:
Wereng
Hama selanjutnya adalah hama wereng. Wereng biasanya menyerang daun dan batang pada tumbuhan sehingga menyebabkan tumbuhan tersebut menjadi mati. seperti yang sudah dijelaskan, hama wereng ini menjadi salah satu penyebar virus yang menyebabkan penyakit tungro. Cara mengatasi hama ini adalah:
Selain wereng, terdapat juga hama walang sangit yang cukup meresahkan petani. Walang sangit dapat merusak tanaman dengan meloncat ataupun terbang dari satu tanaman ke tanaman lain sambil mengeluarkan bau yang tidak sedap.UlatBiasanya ulat akan memakan daun serta batang tumbuhan. Hal tersebut tentu membuat tumbuhan menjadi terganggu perkembangannya. Cara mengendalikan hama ulat ini adalah sebagai berikut:
Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pada Tanaman
Pengendalian BiologisMengendalikan hama dan penyakit tanaman secara biologis adalah mengendalikan hama dengan menggunakan predator untuk memangsa para hama tersebut. Akan tetapi pengendalian secara biologis ini dapat dikatakan kurang maksimal, hal tersebut dikarenakan hewan predator yang kadang sulit ditemukan.Pengendalian MekanisCara ini dapat dikatakan sebagai cara tradisional, dikarenakan tidak menggunakan zat kimia semacam insektisida, akan tetapi dengan alat-alat seperti sabit, gunting tanaman dan lain sebagainya. Cara ini membutuhkan waktu yang lama, hasilnya pun tidak maksimal dikarenakan perkembangan hama dan penyakit pada tanaman yang menyebar luas dengan cepat.Pengendalian KimiaMengendalikan hama dan penyakit tanaman secara kimia adalah cara terakhir apabila cara sebelumnya tidak membuahkan hasil yang maksimal. Cara pengendalian hama dan penyakit dengan kimia adalah dengan menggunakan pestisida seperti insektisisa, fungisida dan herbisida. Pengendalian ini memang terbilang mudah dan hasilnya maksimal, akan tetapi memiliki dampak negatif bagi lingkungan sekitar, salah satunya adalah menimbulkan polusi udara.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya