Nestapa Pensiunan TNI Perangi Penjajah, Kini Hidup Susah di Rumah Reot dari Bambu
Merdeka.com - Perjuangan merebut Tanah Air tercinta dari segala bentuk penjajahan dari kaum kolonial bukanlah suatu perkara yang mudah. Banyak pahlawan yang rela bercucuran air mata hingga darah untuk membangun tembok negara yang kini disebut dengan NKRI pada tahun 1945 lalu.
Salah satu sosok pejuang yang turut mengusir penjajah hingga titik darah penghabisan kala itu adalah Pak Ici. Meski kini masih bertahan di rumah sederhananya, namun semangat nasionalisme Pak Ici masih terlihat di sosoknya yang gagah.
Usia Lanjut
Dilansir dari laman Instagram galeri.prajurit.tni, Pak Ici merupakan salah satu prajurit yang membela Tanah Air pada saat melawan penjajah 75 tahun lalu. Kini, raganya yang berusia 87 tahun itu pun sudah tak sekuat dirinya dahulu tatkala mempertahankan NKRI dari serangan kolonialisme.

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
"Siapa pria gagah ini? Beliau adalah Pak Ici, seorang berusia 87 tahun," tulis sang pengunggah foto.
Masih Terlihat Gagah

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
Meskipun telah berusia lanjut, namun raga dan pandangan Pak Ici masih terlihat gagah serta penuh semangat. Dengan postur tubuh yang tegap dan sikap sempurna, pejuang kemerdekaan NKRI yang satu ini tetap terlihat bangga berpose di beberapa sudut rumah sederhananya.
Gunakan Seragam Kebanggaan
Lengkap dengan topi baret dan seragam prajuritnya, raut wajah Pak Ici pun masih tetap penuh semangat perjuangan yang membara. Bahkan, nampaknya Pak Ici masih menyimpan seragamnya lengkap dengan berbagai atributnya yang menempel di dadanya.

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
Ia pun terlihat bangga menggunakan seragam yang digunakannya tatkala mengusir para penjajah dari Ibu Pertiwi.
Tinggal di Gubuk Reot
Meski dahulu adalah salah satu sosok yang turut mengusir penjajah dari Tanah Air, pria yang kini berusia lanjut tersebut masih harus berlapang dada untuk tetap tinggal di sebuah gubug sederhana. Berdinding bambu, rumah kecil Pak Ici tersebut diketahui hanya berukuran 4x6 meter.

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
Setiap harinya, Pak Ici harus menahan hawa dingin menusuk tulang yang melewati sela-sela dinding dan atap bambu yang kini mulai rapuh termakan usia.
Perabotan Sederhana

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
Jauh dari kata mewah, kehidupan sederhana Pak Ici pun nampak dari berbagai perabotan rumahnya yang tak seberapa. Dari mulai perabotan dapur hingga ruang tengah, semua terlihat sederhana tertata di beberapa sudut rumah yang beralaskan bambu.
Bersama Anak Bungsu
Cukup jauh dari pusat Kota Garut, Pak Ici yang tinggal bersama anak bungsunya tersebut tinggal di sebuah desa bernama Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan. Untuk sampai ke pusat kota, Pak Ici diketahui harus rela menempuh perjalanan melewati jalan setapak sederhana yang hanya dapat dilalui oleh sepeda motor.

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
"2 km jelang rumah beliau, hanya merupakan jalan setapak yang hanya dilalui sepeda motor," sambungnya.
Buat Warganet Kagum
Meksi kini telah berusia 87 tahun, namun semangat juang Pak Ici nampaknya tetap terlihat di raganya yang kini telah berusia senja. Terbukti dari beberapa warganet yang merasa kagum dengan perawakan gagah yang masih dimiliki oleh Pak Ici tersebut.

Instagram/@galeri.prajurit.tni ©2020 Merdeka.com
“Mantap pak, sudah 87 tahun tapi masih gagah postur tubuhnya,” tulis nomelaa.
“Posturnya masih gagah,” kata fikrimahmulia.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya