Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengingat Kisah Wafatnya Putri Kesayangan Rasulullah Fatimah Azzahra di Bulan Ramadan

Mengingat Kisah Wafatnya Putri Kesayangan Rasulullah Fatimah Azzahra di Bulan Ramadan Rasulullah SAW. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Datangnya bulan suci Ramadan memang selalu disambut suka cita oleh umat Islam di seluruh dunia. Namun, bulan Ramadan juga selalu mengingatkan kita kepada salah satu hari paling menyedihkan.

Sebab, putri kesayangan Rasulullah SAW, yakni Sayyidah Fatimah Az-zahra wafat pada 3 Ramadan tahun 11 Hijriah.

Kepergian Fatimah pun menimbulkan duka dan kesedihan mendalam bagi umat Islam. Terlebih lagi, Fatimah disebut meninggal dunia tak lama setelah Rasulullah SAW wafat. Simak ulasan selengkapnya dilansir dari berbagai sumber:

Anak Kesayangan Rasulullah

Fatimah adalah putri bungsu Rasulullah dari istri pertamanya, Khadijah. Fatimah dilahirkan di Mekah, Arab Saudi, lima tahun sebelum Muhammad menerima wahyu pertama sebagai penanda kerasulan.

Dalam sejarahnya, Rasulullah sangat mencintai Fatimah Az-zahra. Ia juga banyak dicintai oleh umat Islam karena sosoknya dianggap merepresentasikan sikap dari kedua orang tuanya, yakni Khadijah dan Rasulullah SAW.

Ketika Fatimah dikabarkan wafat, seluruh umat Islam pun mengalami kedukaan yang besar. Apalagi, beliau wafat di awal Ramadan, bulan yang harusnya menjadi bulan yang penuh kegembiraan bagi umat Islam.

Saking dicintainya, Fatimah bahkan memiliki gelar az-Zahra yang berarti perempuan putih bercahaya. Dia juga mendapat gelar al-Batul karena dia merupakan orang yang zuhud, yakni menceraikan dunia. Artinya, dia tidak memiliki keinginan sama sekali untuk menikmati gemerlapnya dunia dan hanya memikirkan akhirat.

Rasulullah Disebut Sempat Memberi Tahu Fatimah Soal Kematian

Buya Yahya melalui video yang diunggah di kanal Youtube Al-Bahjah TV mengatakan, jika Rasulullah diceritakan bahkan pernah membicarakan soal kematian mereka dengan Fatimah Az-zahra.

mengingat kematian putri rasulullah

Youtube/Al-Bahjah TV ©2022 Merdeka.com

Dikisahkan, saat Rasulullah SAW sakit Fatimah pernah datang menjenguk ayahnya dan kemudian menangis tersedu-sedu setelah dibisiki oleh Rasulullah. Namun, tak lama setelah itu ia justru tertawa usai Rasulullah membisikkan kalimat lain di telinga anaknya itu. Hal itupun sampai membuat Siti Aisyah, salah satu istri Rasulullah yang melihatnya sangat penasaran. Ia mengatakan, tak pernah melihat orang menangis dan tertawa di waktu yang sama. Rupanya, momen itu terjadi setelah Fatimah dibisiki perihal kematian sang ayah dan kematiannya. Hal tersebut dikatakan baru diceritakan oleh Fatimah kepada Siti Aisyah tak lama setelah Rasulullah wafat."Waktu itu ayahandaku berkata 'wahai Fatimah aku sudah dekat akan kembali kepada Allah' aku terpukul akan terpisah dengan ayahandaku yang aku sangat cintai dan menangislah aku. Namun kemudian ayah mebisikkan yang kedua kali 'Fatimah dan engkau adalah orang pertama yang akan menyusulku' maka pada saat itu susahku hilang karena aku akan segera menyusul ayahandaku. Maka hari ini aku hanya menanti saat yang dijanjikan itu," cerita Buya Yahya.

Jatuh Sakit Usai Rasulullah Wafat

Beberapa bulan setelah Rasulullah SAW wafat, Fatimah disebut sempat jatuh sakit. Entah apa yang mendasarinya. Namun, bisa jadi salah satu alasannya ialah kesedihan mendalam usai ditinggal oleh ayahnya. Kemudian dalam satu riwayat dikisahkan, pagi tanggal 3 Ramadan tahun 11 Hijriah, Fatimah mandi dan mengenakan pakaian baru, kemudian berbaring di tempat tidur. Kepada suaminya yakni Ali Bin Abi Thalib, Fatimah berkata bahwa saat-saat kematiannya sudah dekat.Ia pun berpesan kepada Ali bahwa jika ia meninggal agar tidak menguburkannya dengan upacara pemakaman. Lalu, di hari itu juga Fatimah mengembuskan napas terakhirnya ketika Ali Bin Abi Thalib sedang melaksanakan salat di masjid.

Makam Pastinya Tak Diketahui

Mengikuti pesan istrinya, Ali pun menguburkan Fatimah secara diam-diam tanpa upacara pemakaman. Tidak ada warga Madinah yang tahu selain Ali dan keluarga terdekat. Ali juga disebut sengaja membuat tiga kuburan palsu supaya makam istrinya tidak dapat diidentifikasi. Hal itulah seperti yang tertulis dalam Islamic Shi'ite Encyclopedia (1968-1973).Hingga kini, pusara Fatimah pun disebut tidak pernah ditemukan. Penyebab awal kematian putri tersayang Rasulullah SAW ini juga masih menyisakan misteri.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP